Sorak Sorai

Sorak Sorai

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
Ini tentang aku-aku yang menghadapi kegelapan. Aku yang berdiri di ambang sesuatu yang tak kumengerti, mencoba memahami arti dari kegelapan itu sendiri. Aku yang tak siap, tak berani, bahkan mungkin menolak untuk menerima bahwa kegelapan itu nyata dan ada di hadapanku. Apa sebenarnya semua ini? Mengapa harus terjadi padaku? Kenapa kegelapan ini datang tanpa peringatan, menyelimuti tanpa memberi pilihan? Apakah ini bagian dari hidup yang harus kuterima? Ataukah ini hanya ujian yang harus kulewati? Aku bertanya-tanya, mencari jawaban yang mungkin tak akan pernah kudapatkan. Apakah semua ini adil? Atau hanya perasaan tak berdayaku yang membuat segalanya terasa begitu berat?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • KHILAF - Curahan Hati Aisyah
  • VAMPIRE GIRL (LUPUS)
  • Arexsa Jackson Devidos
  • Hai, Kak! (END)
  • Time For Opportunity

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines