Seele

Seele

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
Ketika engkau meragukan Tuhan akan takdir dan jiwa mu yang tidak adil, ingatlah bahwa dirimu hidup untuk apa yang kamu punya dahulu, sekarang, ataupun nanti. Sebagaimana Hora yang memberi kita ulasan mengenai suatu kisah dalam dirinya. Tentang bagaimana kehidupan itu berjalan, datang dan perginya badai dengan sendirinya. "Terkadang aku terlalu memikirkan konsep takdir dan kehidupan tanpa melakukan apapun. Tetapi itu hanyalah membuang waktu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIRAETH ARFA
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  • Aksara Waktu (selesai)
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • forget you
  • Mengapa ?
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Bulan Dan Bintang

Takdir selalu membawa kita ke tempat di mana semua luka berasal, tak ada yang bisa berlari dari trauma dan luka nya karena sejauh apa pun kau berlari luka dan trauma mu tidak akan pernah sembuh. Bagaimana jadinya jika takdir membawa mu ke titik di mana semua luka itu berasal, kau harus kembali bertemu dengan semua orang yang telah melukai mu. Apa yang akan kau lakukan? Tetap menghadapi nya atau kembali lari dari semua nya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines