Regalia Reverie

Regalia Reverie

  • WpView
    LECTURI 461
  • WpVote
    Voturi 54
  • WpPart
    Capitole 13
WpMetadataReadPentru adulțiÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare vin, feb 21, 2025
Di abad 21, hiduplah wanita bernama Anneliese. Dokter bedah ternama yang tidak pernah diragukan keahliannya. Namun nahas, kehidupan surgawinya itu berakhir begitu saja direnggut oleh kecelakaan tragis yang membuatnya tidak sadarkan diri. di dunianya, disebut koma. Namun ketika membuka mata, Anneliese mendapati diri terbangun dalam raga lemah yang rupawan namun tidak terawat. Jiwa Anneliese hidup di dalam tubuh seorang permaisuri yang tidak pernah dipandang di manapun keberadaannya. Permaisuri Sejuba. *** Anneliese, alias Sejuba, menatap pria di depannya dengan wajah yang sudah merah seperti tomat matang. "Yang Mulia!" serunya kesal. "Apa maksudnya mengunci pintu dan tidak membiarkanku keluar?" Sang Raja yang duduk di kursi dekat ranjang hanya tersenyum santai. "Aku ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan istriku." Anneliese berkedip. Apa? "Yang Mulia punya pekerjaan," balasnya cepat, berusaha menyelamatkan diri. "Aku sudah mengutus Rua Sebasta untuk mengurus sebagian tugasku pagi ini." Anneliese semakin cemas. "Tapi-" Sangga Buana mencondongkan tubuhnya ke depan, menatap Anneliese dengan ekspresi menggoda. "Kau ingin cepat-cepat pergi dariku, Sejuba?" Anneliese tercekat. Oh, pria ini benar-benar berbahaya! "Yang Mulia, aku hanya ingin... keluar sebentar," katanya dengan suara yang lebih terkendali. Sang Raja mengangkat sebelah alis. "Untuk apa?" Anneliese menghindari tatapannya. "Udara pagi bagus untuk kesehatan." Sangga Buana tersenyum tipis. "Kalau begitu, kita bisa menghirup udara pagi bersama. Di sini." Anneliese hampir menjerit. Kenapa pria ini seperti lintah yang menempel terus?!
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Bunga Dan Pedang [TAMAT]
  • Blooming Baby
  • Lady Gen Z
  • PHILOCALIST [On Going]
  • ᴍʏ ʜᴜꜱʙᴀɴᴛ ʟᴏʀᴅ ᴛʜᴇ ᴅᴀᴠɪʟ// Tahap Revisi
  • Wasted Princess [On Going]
  • I'm More Than Just A Princess

Historical Romance|| Kerajaan|| Full di Karyakarsa|| RATE DEWASA "Apakah kau akan membenciku, gadis kecil?" pria itu bertanya dengan suara datar tanpa emosi yang membuat mulut Annica terasa pahit oleh rasa takut dan kebencian. Annica tidak membalas. Ia hanya menatap wajah beku itu tanpa berkedip, mengabaikan pandangannya yang kian mengabur. Pria itu mendengus. "Memangnya apa yang akan kau lakukan? Ini adalah jalan nasibmu. Terimalah." Monster itu membalikkan badannya dan melangkah keluar, meninggalkan Annica sendirian di dalam kamarnya yang dingin. Hembusan angin yang menderu masuk dari pintu memadamkan cahaya dari sisa lilin pendek yang ada di ruangan itu. Tapi Annica masih bisa menatap punggung pria itu. Malam ini bulan terlihat lebih terang dari biasanya. Malam ini dunia Annica terbelah menjadi dua. Malam ini gadis berusia 14 tahun itu kehilangan segalanya. *** *** Rank 1 #pemerkosaan 21-9-2022 Rank 1 #historyromance 6-10-2022 Rank 1 #putri 12-10-2022 Rank 1 #fiksisejarah 19-10-2022 Rank 1 #raja 26-10-2022 Rank 1 #panas 4-12-2022 Rank 1 #medieval 29-9-2023

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut