Ruang Bercerita

Ruang Bercerita

  • WpView
    Reads 7,777
  • WpVote
    Votes 538
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
"Nyatanya, persaudaraan yang terbentuk oleh kebersamaan jiwa yang serasi, lebih baik dari pada yang sekedar diwarisi." Cerita ini dimulai dari seorang wanita paruh baya bernama Anna yang membangun rumah cukup besar untuk anak cucunya berkumpul. Namun sayangnya, niat mulia Anna ternyata tidak diterima dengan baik oleh keturunannya. Meski sempat dilanda kesedihan, Anna memutuskan menyewakan rumah itu yang sekarang disinggahi lima remaja tampan penuh kebahagiaan. Mula-mula perjalanan kisah mereka cukup mulus dan damai. Tapi sebagai kehidupan, pasti akan ada hal besar yang akan terjadi sebagai bentuk ujian dari Tuhan. Sampai ada kalanya, mereka yang sudah sama-sama berjuang dan melangkah beriringan, harus mencoba tegar untuk berpisah di jalan yang tak lagi sama. Mereka ... melanjutkan kisah masing-masing tanpa mau melibatkan siapapun lagi untuk dilanjutkan bersama. Kejadian apa yang sampai bisa merusak persaudaraan mereka? Oknum mana yang berani memporak-porandakan jalinan kasih yang sudah lama terbentuk di antara mereka? ∆Cerita ini murni hasil pikiran sendiri. ∆Dilarang menjiplak karya ini. ∆Hargai ide orang lain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EXIT -END-
  • acalapati
  • Kemana Arah Pulang?
  • Echoes of Seven - Gema dari tujuh saudara
  • 4G (in the House)
  • Sudut Pandang Hasbi | Haechan (Terbit)✔
  • Luka -Renjun ft. NCT DREAM
  • Rumah nomor 7 | NCT DREAM ✔
  • Jung Haechan
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun

Bagian 2 - Labirin Awalnya mereka berlima, namun sekarang mereka tinggal berempat. Keempat anak itu selalu berusaha untuk mencari jalan keluar dari semua masalah di kehidupan mereka. Meski begitu, tidak mudah untuk menemukan jalan keluar tesebut. Di hadapan mereka masih banyak jalan berkelok yang menipu. Masih banyak jalan yang tampak sama dengan jalan sebelumnya. Bahkan diantara mereka, ada satu yang sudah menyerah dan tidak melanjutkan petualangan dalam permainan Labirin. Setelah itu, tangan empat anak ini tidak pernah terlepas untuk saling melindungi. "Apakah kita bisa melewati semua ini?? Ragu memeluk begitu erat. Kita hanya ingin berhasil kali ini." -EXIT-

More details
WpActionLinkContent Guidelines