Loket 13

Loket 13

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 17, 2025
LOKET 13: PERJALANAN MENUJU PULANG adalah kisah tentang Ardi, seorang pria yang terjebak di antara harapan dan penyesalan, yang tanpa sadar membeli tiket dari loket bus misterius di Terminal Kampung Rambutan. Bus yang ia naiki tidak membawanya ke tempat tujuan biasa, melainkan ke tempat yang paling ia butuhkan-tempat-tempat yang menyimpan jejak pilihan yang pernah ia buat dan kehidupan yang mungkin bisa ia jalani. Di dalam perjalanan yang melampaui ruang dan waktu, Ardi bertemu dengan penumpang-penumpang aneh: seorang wanita dengan koper yang semakin berat seiring perjalanan, seorang bocah yang menggambar semua yang ia lihat, dan seorang pria dengan koin yang tak pernah jatuh. Setiap perhentian bukan sekadar pemberhentian, tetapi cermin dari hidupnya sendiri, membawa pertanyaan yang selama ini ia hindari: ke mana sebenarnya ia ingin pulang? Dengan atmosfer melankolis dan surealis, LOKET 13 menggali makna kehilangan, penerimaan, dan bagaimana seseorang bisa tersesat bukan di jalan, tetapi dalam dirinya sendiri. Apakah pulang adalah kembali, ataukah melepaskan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandika : Titik Temu
  • Dark City • 00L [✔]
  • Jejak Waktu yang Kabur
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Araleya Titik Temu Semesta (COMPLETED)
  • Lintasan Musim Semi (revisi)
  • Jejak Waktu
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • Lucid Dreamer

Arkana hanya berniat pulang kerja seperti biasa, hingga pertemuannya dengan seorang perempuan di kereta mengubah segalanya. Alira, dengan tatapan hangat dan senyuman penuh rahasia, datang dan pergi seperti mimpi yang belum sempat diingat. Namun takdir belum selesai bicara. Ketika Alira menghilang tanpa jejak, Arkana tenggelam dalam penantian panjang yang dipenuhi tanya. Tapi hidup terus berlanjut, dengan kafe yang jadi tempat berlindung, teman-teman yang konyol sekaligus tulus, hingga secercah harapan yang muncul dari potongan petunjuk yang berserakan. Senandika bukan sekadar kisah cinta dua insan. Ini adalah cerita tentang kehilangan, harapan, keluarga, dan keberanian untuk mencintai meski luka belum sembuh sepenuhnya. Dan ketika mereka bertemu kembali, apakah cinta masih tinggal di antara jeda waktu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines