Dua Hati yang Tersisa

Dua Hati yang Tersisa

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 28, 2025
"Dua Hati yang Tersisa" mengisahkan tentang sebuah keluarga yang hancur setelah kepergian ayah dan ibu yang semakin terlarut dalam kesedihan. Sang narator, bersama adiknya, berjuang untuk bertahan dalam keheningan dan kekosongan yang tercipta di rumah mereka. Meja makan yang dulu penuh tawa kini hanya menyisakan kenangan pahit. Dalam usaha untuk bertahan, adik sang narator memasak sepiring makanan sebagai cara untuk tetap menunjukkan cinta, meskipun tidak ada lagi yang bisa mengisi kekosongan hati mereka. Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional dua anak yang berusaha menemukan kembali makna kebahagiaan dalam kesedihan dan kehilangan.
Creative Commons (CC) Attribution
#27
lifestruggle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pulang Tanpa Arah
  • cerita diatas kanvas
  • ABDULLAH
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Selaksa Kasih✔️
  • Menggapai Asa
  • ALONENESS
  • Angkasa dan Cerita

Dulu, rumah itu penuh tawa. Katrina hidup dalam keluarga yang disebut "keluarga bahagia". Ayah yang hangat, ibu yang periang dan ceria, adik yang manja, semuanya terasa sempurna. Tapi semua berubah sejak gosip kejam itu muncul. Tentang ibunya. Tentang pria lain. Tentang aib yang membuat ayahnya hilang arah. Satu per satu, kebahagiaan di rumah itu pun runtuh. Ayah yang berubah. Ibu yang mulai menangis diam-diam. Adik yang semakin diam, semakin kosong... Sampai pada akhirnya, hanya Katrina yang tersisa. Ibu dan adiknya pergi untuk selamanya. Ayah menghilang tanpa kabar. Dan Katrina-dengan luka yang tak terlihat harus terus hidup. Pindah dari satu rumah ke rumah lain. Diadopsi, lalu ditolak lagi. Tak satu pun dari rumah-rumah itu terasa seperti "pulang". Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi juga tentang perjuangan untuk menemukan arti rumah yang sesungguhnya-meski tak lagi ada tempat untuk pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines