FAMILY RULES [BL]

FAMILY RULES [BL]

  • WpView
    Reads 90,205
  • WpVote
    Votes 6,727
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
Darren, seorang pria berusia 33 tahun yang tegas, dewasa, dan tak suka bertele-tele, telah membesarkan putranya, Elliot berusia 13 tahun, seorang anak yang cerdas dan sangat takut dengan Darren. Setelah bertahun-tahun sendiri, Darren menikah dengan seorang pria bernama Adrian, yang tiba-tiba harus beradaptasi menjadi orang tua bagi Elliot. Adrian bukan tipe yang tahu cara menjadi ayah, tapi dia punya hati yang lembut dan kesabaran yang luar biasa. Dia selalu mencoba mendekati Elliot. Setiap kali Darren memarahi Elliot dengan suara tegasnya, Adrian selalu menjadi tameng, membela anak itu dan meredakan ketegangan. Darren menganggap Adrian terlalu lunak. Adrian menganggap Darren terlalu keras. Di antara keduanya, ada Elliot yang mulai menerima kehadiran Adrian. Seiring waktu, Adrian dan Darren menyadari bahwa bukan hanya Elliot yang harus mereka jaga, tetapi juga hubungan mereka sendiri. Dalam perjalanan menjadi keluarga yang utuh, mereka harus menemukan keseimbangan antara kedisiplinan dan kasih sayang. --- Ya, pokoknya begitu... Maunya update setiap minggu. Btw ini book kedua yang aku publish dari draft aku yang berdebu itu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kecebong Titan
  • An Assistant
  • MARRIED WITH CEO {BxB}
  • Aku Dipakai Rentenirku [SELESAI!!!]
  • Saya Bukan Duda
  • Kisah Julian : Keluarga Handoko ✔
  • TRUTH OR DARE (Completed)✓

"Gue gak setuju!" suara Deon meninggi, nadanya tajam, penuh tekanan. Tatapan matanya menusuk, kayak mau nembus dada Juna. "Lo serius mau gugurin anak itu?" Juna berdiri dengan tangan terkepal, wajahnya udah merah karena emosi. "Iya, serius! Kenapa? Ini anak gue, tubuh gue, hidup gue! Gue punya hak mutlak atas semuanya!" "Lo mau kabur dari semuanya, ya?" Deon mendekat, ekspresinya gak main-main. "Tapi lo lupa satu hal, Jun. Anak itu juga darah gue. Gue gak bakal diem." Juna mendengus, setengah tertawa, setengah nangis. "Gue gak peduli! Gue gak mau nikah sama lo, Deon. Gak ada yang bisa maksa gue. Bahkan lo." Deon menghela napas panjang, nahan emosi yang udah meledak di dadanya. "Itu kecebong Titan yang lo anggap masalah itu... dia juga anak gue. Dan cepat atau lambat, dia bakal jadi penerus keluarga Zoldyck." Juna terdiam sejenak. Nafasnya berat. Matanya mulai berkaca-kaca. Tapi dia tetap berusaha kuat. "Lo mikir soal nama keluarga, gue mikir soal hidup gue. Kita gak pernah satu jalan, Deon..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines