Boarding School HQ! [Khusus reader pintar!]

Boarding School HQ! [Khusus reader pintar!]

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2025
Selamat datang di Hamalatul Qur'an! Kehidupan dalam pondok pesantren yang penuh lika liku, nyeleneh, anti-mainstream, semuanya ada disini! Husna, seorang anak yatim piatu berusia 12 tahun, baru saja memulai perjalanan barunya di Hamalatul Qur'an, sebuah pesantren elite yang berdiri megah di atas lahan seluas puluhan hektar setelah Darussalam, gontor. Pesantren ini dikenal sebagai pusat pembelajaran Al-Qur'an dan ilmu agama yang mendunia. Husna dan saudara kembarnya, Hassan, berhasil diterima berkat kebijakan pesantren yang memberikan beasiswa penuh untuk anak yatim. Dengan niqab sederhana dan sandal awan putihnya, Husna berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan yang terasa begitu asing. Peraturan ketat, jadwal harian yang padat, serta suasana penuh kedisiplinan membuatnya sering merasa tertekan. Namun, ia menemukan kenyamanan dalam lantunan ayat-ayat suci dan mimpi untuk menjadi hafidzah, penjaga Al-Qur'an. Di tengah kesunyian malam pesantren dan riuhnya jadwal harian, Husna menghadapi tantangan untuk mengenali dirinya sendiri, memperkuat imannya, dan belajar memahami arti persahabatan sejati. Akankah ia mampu bertahan dan menemukan tempatnya di dunia yang tampak begitu besar dan menakutkan ini? Hidup di pesantren mengajarkan Husna satu hal: perjalanan menuju Allah dimulai dengan keikhlasan, kesabaran, dan doa yang tulus. ©Diesellate, Cicirocir0
All Rights Reserved
#438
ustadz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • H2 TARIM
  • Secretly Yours
  • Geng Santri Kece ! [ SUDAH TERBIT ]
  • Mubayyin [On Going]
  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • Takdir di Sepertiga Malam
  • Gus Dosenku (End)
  •  Perjuangan Seorang Santri(Masih Dalam Revisi)
  • Satu Nama dalam Sujud
  • Arwa'ul Qulub (BERSAMBUNG)
H2 TARIM

Muhammad Abdurrahman Hasballah Kareem berusia dua puluh tiga tahun. Ia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara ia juga anak dari seorang Kyai besar dari Pesantren Al-Ikhlas. Salah satu Pondok Pesantren ternama di daerah Jawa. Ya, Hasballah adalah seorang Gus. Hasballah baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan S2 di Tarim. Dengan tekad yang penuh, ia akan terus mengejar pendidikan sampai gelar Dr ia dapatkan. Syukurnya, ia mendapat beasiswa di tempat yang ia inginkan. Setelah fokus mengejar pendidikan sampai detik di mana dirinya sudah menginjak S3, datanglah sebuah perasaan yang Allah titipkan untuknya. Cinta pertama nya selama 23 tahun belum merasakan jatuh cinta sedalam ini. Tasbih pink. Itulah yang masih ia jaga sampai saat ini. Walau ia tak kenal dengan pemiliknya, tetapi tasbih itu kini sudah menjadi miliknya. Karena kuatnya doa Hasballah dan doa dari seorang perempuan Tarim mereka pun bertemu. Bertemu untuk menjalin hubungan halal. Memang takdir Allah sangatlah baik. Saat Hasballah mengisi acara di Yaman, ia tak hanya ingin mengembalikan tasbih itu, tetapi juga untuk melamarnya. Setelah tasbih itu sudah menjadi miliknya, ternyata Allah menyimpan rencana agar Hasballah sekalian memiliki mantan pemilik tasbih itu. "Ini tasbih kayaknya kangen sama kamu. Nih, mau pegang nggak? Sepertinya rasanya beda kalau kamu pegang lagi. Ini selalu saya bawa kemana-mana. Kadang, kalau saya menyendiri saya nggak sendiri, saya bertiga. Sama Allah dan sama dia," jelasnya panjang lebar sembari menunjuk tasbih itu. "Maaf ini sudah lumayan luntur warnanya," lanjutnya. Hasena pun mengambil tasbih kesayangan nya itu. "Iya beda," responnya. "Apa bedanya?" "Jauh lebih kendor." Pecah sudah tawa orang-orang yang berada di ruangan itu. (Utamakan vote dan komen ya!!) SELAMAT MEMBACA !!!!!! Terima kasihhhh♡♡♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines