Story cover for Mendekap Gelap by Tiaasa
Mendekap Gelap
  • WpView
    Leituras 11
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 11
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em fev 18, 2025
Bagaimana nasib burung yang sedang belajar terbang, tiba-tiba sebelah sayapnya hilang?
Hanya ada dua kemungkinan, burung itu mati atau hidup dengan luka. Jika ia mati, selesai sudah rasa sakitnya. Jika ia hidup, mulai terasa perihnya. Tapi, ini bukan tentang burung!

Kisah ini dimulai ketika Ibu meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Melahirkan luka yang tidak ada obatnya! Namun ia sadar bahwa hidup tetap berjalan, tidak akan berhenti oleh kehilangan.
Padahal ini bukan sekedar kehilangan rumah ternyaman, namun kehilangan arah dan tujuan. "Ini harus gimana, Bu? Arahnya kemana?"
Perjalanannya gelap dan dihantui rasa takut. Sementara bayangan ibu kian memudar nyaris hilang.

Mampukah ia bertahan dengan tumbuh dari luka? Atau malah tenggelam hingga ke dasarnya?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Mendekap Gelap à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#106piatu
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Cinta Berbalut Puisi, de HarrySuharto
26 capítulos Concluída Maduro
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Cinta Berbalut Puisi cover
AKU KAMU DAN WAKTU cover
my little boo cover
Clara: The Hidden World {HIATUS} cover
"Apalah Cinta" /Lanjutan/ END cover
Hidden Gang | Enhypen Le Sserafim: Hybe [✓] cover
Time Loop cover
LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty cover
SAN | Kim Chaewon x Choi San [END] cover

Cinta Berbalut Puisi

26 capítulos Concluída Maduro

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".