We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mendekap Gelap

Mendekap Gelap

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 9, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Bagaimana nasib burung yang sedang belajar terbang, tiba-tiba sebelah sayapnya hilang? Hanya ada dua kemungkinan, burung itu mati atau hidup dengan luka. Jika ia mati, selesai sudah rasa sakitnya. Jika ia hidup, mulai terasa perihnya. Tapi, ini bukan tentang burung! Kisah ini dimulai ketika Ibu meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Melahirkan luka yang tidak ada obatnya! Namun ia sadar bahwa hidup tetap berjalan, tidak akan berhenti oleh kehilangan. Padahal ini bukan sekedar kehilangan rumah ternyaman, namun kehilangan arah dan tujuan. "Ini harus gimana, Bu? Arahnya kemana?" Perjalanannya gelap dan dihantui rasa takut. Sementara bayangan ibu kian memudar nyaris hilang. Mampukah ia bertahan dengan tumbuh dari luka? Atau malah tenggelam hingga ke dasarnya?
All Rights Reserved
#57
piatu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pulang Tanpa Arah
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • SKY "First Time"
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • AKU KAMU DAN WAKTU
  • The First, Not the Last
  • Time Loop
  • SAN | Kim Chaewon x Choi San [END]

Dulu, rumah itu penuh tawa. Katrina hidup dalam keluarga yang disebut "keluarga bahagia". Ayah yang hangat, ibu yang periang dan ceria, adik yang manja, semuanya terasa sempurna. Tapi semua berubah sejak gosip kejam itu muncul. Tentang ibunya. Tentang pria lain. Tentang aib yang membuat ayahnya hilang arah. Satu per satu, kebahagiaan di rumah itu pun runtuh. Ayah yang berubah. Ibu yang mulai menangis diam-diam. Adik yang semakin diam, semakin kosong... Sampai pada akhirnya, hanya Katrina yang tersisa. Ibu dan adiknya pergi untuk selamanya. Ayah menghilang tanpa kabar. Dan Katrina-dengan luka yang tak terlihat harus terus hidup. Pindah dari satu rumah ke rumah lain. Diadopsi, lalu ditolak lagi. Tak satu pun dari rumah-rumah itu terasa seperti "pulang". Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi juga tentang perjuangan untuk menemukan arti rumah yang sesungguhnya-meski tak lagi ada tempat untuk pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines