Putih Abu [TERBIT]

Putih Abu [TERBIT]

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 29, 2025
Rara adalah seorang anak remaja biasa yang hidupnya dipenuhi petualangan sangat berwarna selama mengeyam pendidikan di SMA Harapan Bangsa sebuah SMA negeri di sebuah kota besar. Remaja itu di kelilingi dengan teman-teman yang mengasyikkan dan menghebohkan. Dari sini lah, petualangan Rara di mulai. petualangan penuh 'gila' dan mari bernostalgia bersama di 'Putih Abu'
All Rights Reserved
#764
putihabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Best Friend ?
  • Dua Hati yang Berbeda, untuk Satu Nama
  • I evoL uoY CUPU
  • guruku adalah kekasihku (chikara)
  • Part Of Class
  • Kamu, Milikku [END]
  • langkah menuju rumah

Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines