Transmigrasi Kael (On Going)

Transmigrasi Kael (On Going)

  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2025
Kael, seorang pemuda biasa, tiba-tiba menemukan dirinya bertransmigrasi sebagai Raja Altherion, penguasa legendaris yang dulu mengorbankan nyawanya untuk menyegel kegelapan. Dengan ingatan yang perlahan kembali, ia menyadari bahwa ancaman lama-Raventhorne-kembali bangkit, mengancam dunia dengan kekuatan bayangan. Bersama teman-temannya-Arthea, seorang ksatria tangguh; Lysander, penyihir jenius; dan Zion , petarung gesit-Kael harus mengumpulkan Tiga Relik Astralis, satu-satunya cara untuk menghentikan Raventhorne selamanya. Namun, perjalanan mereka penuh dengan rintangan. Musuh-musuh kuat menghadang di setiap sudut, dan rahasia mengejutkan tentang masa lalunya perlahan terungkap-termasuk keberadaan seorang sosok misterius yang memiliki wajah serupa dengannya. Dengan waktu yang semakin menipis, Kael harus memilih: apakah ia akan mengulang sejarah yang sama, atau menulis takdir baru bagi dunia? Ketika bayangan bangkit, hanya cahaya keberanian yang dapat menyingkap kebenaran.
All Rights Reserved
#791
ceritapendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I just want to die
  •  Lady Viviana √
  • Bound to the Duke [END]
  • KAEL  - FURY OF ZERATH
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua

Kael tidak pernah percaya pada takdir-apalagi fiksi. Tapi setelah mendengar temannya meracau tentang sebuah novel fantasi buruk berjudul "Chronicles of the Crown", ia justru terbangun di dunia itu. Parahnya lagi, ia berada dalam tubuh Kevalen Kazharia-seorang tokoh minor yang dicap pengkhianat dan ditakdirkan mati di usia 28 tahun. Sebuah sistem aneh muncul, memberi satu penjelasan: "Jika kau ingin kembali ke duniamu, maka kau harus mati." Tapi setiap kali ia mencoba mengakhiri hidupnya, nasib malah memelintir keadaan: ia menyelamatkan seorang anak, menggagalkan kudeta, menyatukan kerajaan, dan kini... dianggap sebagai harapan umat manusia. Dengan waktu yang terus berdetik menuju tanggal kematiannya, Kael-yang kini menjadi Kevalen-berusaha mempercepat akhir. "Aku hanya ingin mati!! Kenapa susah bangeet?!!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines