Narasi Tanpa Akhir

Narasi Tanpa Akhir

  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 11, 2025
WpInfo
Fanfic
Red Velvet
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, sebuah startup media digital yang sedang berkembang pesat menjadi rumah bagi sekumpulan karyawan dengan kepribadian unik dan dinamika kerja yang penuh warna. Setiap harinya, mereka bergelut dengan ide-ide segar, tenggat waktu yang ketat, dan tuntutan kreativitas yang terus mengalir. Di dalam tim editorial, ada sosok yang selalu menuntut kesempurnaan dalam setiap tulisan yang dipublikasikan, hingga membuat bawahannya kewalahan dengan standar tinggi yang ia tetapkan. Ada juga yang selalu mencairkan suasana dengan candaan khasnya, memastikan bahwa tekanan kerja tak berubah menjadi beban yang berlebihan. Sementara itu, seseorang yang disiplin dan terstruktur memastikan semua proses berjalan lancar tanpa hambatan, berseberangan dengan rekan lainnya yang sering muncul dengan ide-ide unik yang kadang jenius, kadang sulit dicerna. Di tengah dinamika kantor, pemimpin perusahaan hadir sebagai figur yang tegas dan visioner, memastikan bahwa roda bisnis terus berjalan maju. Beberapa karyawan telah lama menjadi bagian dari perjalanan perusahaan, sementara yang lain masih beradaptasi dengan ritme kerja yang serba cepat. Ada yang sering terlibat dalam perdebatan sengit soal konten, ada yang lebih suka mengamati dari jauh, dan ada pula yang diam-diam menjadi tempat curhat bagi rekan-rekan di sekitarnya. Keseharian mereka tak hanya soal pekerjaan. Ada obrolan ringan di sela waktu istirahat, diskusi seru yang berubah jadi perdebatan panjang, serta kebiasaan-kebiasaan kecil yang membuat lingkungan kerja semakin berwarna. Dari pagi yang sibuk, revisi konten yang tiada habisnya, hingga jam pulang kantor yang kadang tertunda oleh obrolan santai-semua momen itu menjalin kisah tentang kehidupan di balik layar sebuah startup kreatif. Karena di balik kesuksesan sebuah perusahaan, selalu ada dinamika manusiawi yang penuh tawa, ambisi, dan perjuangan.
All Rights Reserved
#5
hajoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • [1] THE ANNOUNCERS ✔
  • Cegil Komplek [00L]
  • My Annoying Cute Girl [✓]
  • RUMAH BERATAP BOUGENVILLE
  • ENGAGE IN SYMPATHY | WINWIN WAYV - PSIKOLOGI
  • manager × enhypen'
  • Fate | Jake ENHYPEN
  • Istri Bocil Milik Sang CEO

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

More details
WpActionLinkContent Guidelines