Seraphine
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 25, 2025
Seraphine Valeria adalah seorang pelukis berbakat yang selalu hidup di bawah bayang-bayang ibunya, seorang seniman legendaris yang meninggal dalam keadaan misterius. Dunia seni yang seharusnya menjadi tempatnya berkarya malah dipenuhi skandal, manipulasi, dan rahasia yang mengancam untuk menghancurkannya. Ketika sebuah lukisan tua mengungkap petunjuk tersembunyi, Seraphine terjebak dalam pencarian kebenaran yang membawanya pada jejak pengkhianatan dan ambisi tersembunyi. Dibantu oleh Elio, seorang jurnalis yang menyimpan rahasia sendiri, ia harus menghadapi masa lalu yang selama ini berusaha ia lupakan. Di antara kanvas, kebohongan, dan pilihan sulit, Seraphine menyadari bahwa nilai dirinya tidak ditentukan oleh dunia melainkan oleh dirinya sendiri. Syantik.☘︎ ݁˖
All Rights Reserved
#25
lukis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • Denial Zone
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • cerita diatas kanvas
  • Mysterious girl
  • Terlukis Untuk Serena [END]
  • Misteri Lukisan di Rumah Tua
  • Gerbang Kabut Senja
  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan

Di rumah itu, Shena tumbuh seperti bunga yang dipaksa mekar di tengah musim dingin. Suaranya tak pernah didengarkan, mimpinya dipatahkan sebelum sempat terbang, dan langkahnya selalu dikendalikan oleh bayang-bayang harapan yang bukan miliknya. Ayahnya membangun tembok dari ambisi, ibunya bersembunyi dalam diam, dan kakaknya bersinar terlalu terang hingga membuat Shena tampak seperti bayangan yang tak dianggap. Ia belajar menelan kecewa dalam senyap, menyembunyikan air mata di balik senyum yang terlatih. Dalam sepi yang menggema, Shena menemukan satu ruang di mana ia bisa bebas: menulis. Ia mencurahkan isi hati dalam baris-baris rahasia di blog tanpa nama-tempat di mana jeritannya tak perlu suara, tapi tetap bisa menyentuh hati yang terluka. Tulisannya mulai menyebar, dibaca dan dikagumi orang-orang asing yang tak tahu siapa dirinya. Namun saat rahasianya hampir terbongkar, Shena berdiri di persimpangan: tetap menjadi bayangan yang diam, atau berani menjadi suara dari luka yang selama ini dibungkam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines