Bayangan Matahari

Bayangan Matahari

  • WpView
    Reads 2,448
  • WpVote
    Votes 549
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 8, 2025
Masa lalu itu seperti bayangan. Ia akan terus mengikuti meski pemiliknya ingin meninggalkannya. Kamu enggak akan pernah bisa memotong bayanganmu dengan apapun dan meninggalkannya di belakang. Yang bisa kamu lakukan dengannya adalah berteman layaknya sahabat. Tapi, berteman dengan trauma pelecehan seksual, memang bisa? Siapa yang berhasil? Tolong kasih tahu Bella. Dia sedang mencobanya. Mencoba membersamai langkah si bayangan sampai membuatnya tertatih dan terluka. Namun, bagaimana kalau bayangan itu bukannya bergandengan tangan dan mengiringi langkahnya dengan damai, malah mengejarnya dan ingin ... menghabisi nyawanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Noktah
  • Reputation Rescue
  •  𝐁𝐀𝐁𝐘𝐃𝐎𝐋𝐋 - 𝘀𝗶𝗻𝗱𝗿𝗼𝗺 𝗴𝗲𝗻𝗭
  • Where Are You?
  • RadenRatih
  • EX's (Completed)
  • Perfect Love
  • [END] When the Stars are Tired

"Apa kau menyukai salah satu di antara keempat pria bodoh itu?" "Apa tidak apa jika menyukai salah satu dari antara keempat orang itu, Bi?" "Tidak apa. Semua orang punya hak atas itu." ___ Empat pria sekawan tidak pernah menyangka bahwa sahabat mereka yang bernama Tabi Adanav Drawana adalah seorang yang pandai dalam menyembunyikan banyak rahasia hidupnya. Meski Jess adalah dalang dibalik berbagai kejadian di masa lalu, ia berhasil menguak fakta tentang Tabi, gadis penuh pesona yang digilai banyak pria. Lalu siapa dia? ___ Aku mungkin tidak mempercayainya. Tapi, mempercayaimu lebih menyakitkan dan berbahaya. Haruskah kita tidak bertemu atau lebih baik kau mati saja? ____ Entah karena alasan apa, Tuhan mempertemukan beberapa manusia ini. Manusia-manusia dengan segala kekurangannya dan segala kelebihan masing-masing. Lain dari pada itu, meski memiliki kelebihan masing-masing, entah mengapa di sini, mereka semua hanya memperlihatkan kekurangan mereka semua. Meski begitu, ada hal-hal yang menutupi itu semua. Aku dan kalian dipertemukan dalam satu atap yang tak kusangka akan berakhir seperti ini. Selamat membaca! Jangan lupa, semua ini hanyalah fiktif belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines