We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Matthew [END]

Matthew [END]

  • WpView
    Reads 2,451
  • WpVote
    Votes 1,664
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 31, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Erotica
Social Themes
Sebuah pernikahan dimulai bukan karena cinta, bahkan sebelum mereka benar-benar saling mengenal. Hanya keyakinan dan harapan yang menggenggam mereka-keyakinan yang samar, seperti berjudi dengan takdir yang tak pernah menjanjikan kemenangan. Mereka percaya, cinta akan tumbuh setelah janji suci pernikahan terucap. Tapi kenyataan tak mengenal janji. Ia datang membawa sunyi, tekanan, dan luka yang tak kunjung sembuh. Hari demi hari, komunikasi menjadi asing. Senyuman hanya menjadi sebuah kebiasaan menutup setiap kebohongan. Bahkan kalimat sederhana seperti "Aku mencintaimu" tak pernah terucap. Lalu, apakah itu masih bisa disebut pernikahan yang bahagia? Di balik harapan yang dulu mereka genggam, kini hanya tersisa pertanyaan: Apakah cinta memang harus ditunggu dalam kesakitan? Apakah kunci dari setiap luka, tekanan, dan kekecewaan itu adalah 'bertahan dan berdoa'? Ada apa dengan perjalanan pernikahan mereka? Matthew-"Pemberian dari Tuhan. Tuhan mendengar." Karena terkadang, Tuhan tak memberi cinta di awal cerita. Ia menunggu kita tenggelam dulu dalam luka... sebelum mengulurkan tangan. Weekly Rank #3 Penantian #32 Harapan #142 Luka #58 Pasutri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Count on Me
  • PREGNANT WITH MAFIA [KUBACA]
  • CEO Gila vs Psikiater Bar-Bar (End)
  • Dear Alex, Count Me In [END]
  • SECRET OF JACKSON
  • The Heir's Obsestion Chains of Fate
  • Posesif
  • I Owned by the Billionaire
  • ROY-ABLE - [END]
  • SPOILED CEO [END]

Young-adult (tamat) ✔ "Shit!" umpatan yang kesekian kalinya. "Aku bakal nikahin kamu secepatnya." "Nggak usah." "Apa maksud kamu ngomong nggak usah, Xav? Hah?!" "Nggak usah nikahin aku!" "Aku udah nidurin kamu, Xav." "Bukan berati... kamu punya hak buat nikahin aku, Bi." "Xav..." "Aku bukan pelacur... aku bukan jalang. A-aku... nggak sanggup nolak kamu karena aku terlalu cinta sama kamu, Bi." ****** Tentang Xavira Naraya Rahadi, si manja nan lembut dari keluarga kaya. Apa pun yang diinginkan selalu didapatkannya. Namun, hanya satu yang tidak bisa ia dapatkan dengan harta kekayaannya itu. Xavira tidak bisa mendapatkan cinta Xabiru. Xabiru Kamajaya, lelaki yang selalu ada di samping Xavira, menjadi andalan perempuan itu sedari kecil, dan menjadi tameng pelindungnya. Xavira hanya perlu menghitung dari angka satu sampai tiga, maka Xabiru akan datang menemuinya. Itu dulu. Kala mereka berdua masih kecil. Kala mereka berdua belum mengenal dunia luar. Kala mereka berdua belum merasakan apa itu 'cinta'. Ketika cinta tumbuh di hati masing-masing insan, maka semuanya berubah. Xavira mencintai Xabiru lebih dari seorang sahabat. Mungkin, kisah cintanya akhir berakhir bahagia, jika Xabiru juga mencintainya. Ternyata, tidak. Xabiru mencintai Thalita. Xavira harus rela menahan rasa perih karena Xabiru lebih memilih Thalita. Hingga suatu ketika, Thalita pergi meninggalkan Xabiru. Xavira pikir, itu adalah kesempatannya. Ia rela mengorbankan kehormatannya demi cintanya pada Xabiru agar lelaki itu melihat betapa besar cintanya. Di malam panas itu, Xavira berharap Xabiru akan membalas perasaan cintanya. Bisakah? "Orang-orang bisa datang dan pergi dalam hidup ini. Hanya satu yang perlu kamu tahu, aku menyayangimu lebih dari apa pun." -Xabiru Kamajaya- Cerita ini terinspirasi dari sebuah lagu Count on Me - Bruno Mars.

More details
WpActionLinkContent Guidelines