PUISIKU: Dalam Kehidupan

PUISIKU: Dalam Kehidupan

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2025
Bismillahirrohmanirrohim Di setiap goresan kata dalam puisiku, tertanam cerita hati yang kubawa dalam keseharian. Ada yang terlahir lama lalu, ada pula yang baru saja kutemukan. Dan saatnya, aku berani membagi jejak rasa ini pada dunia, berharap setiap bait bisa menyentuh dan mengerti. Aku, Nadia Oktafia - penulis muda yang suka menyulam emosi dan pengalaman dalam rangkaian puisi. Dari keresahan, suka duka, hingga pengamatan kecil yang sering terlewat, kuciptakan ruang pulang bagi siapa pun yang mencari tempat untuk dimengerti. "Karena banyak hal yang tak mampu diutarakan melalui lisan, sampai akhirnya membentuk sebuah tulisan" Masih tahap belajar mohon saran & kritik nya _Happy Reading_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • SAJAK HATI
  • You are in my past and my future [END]
  • Rintik jadi Luka
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Cinta Berbalut Puisi

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines