Unfinished Star

Unfinished Star

  • WpView
    Reads 1,366
  • WpVote
    Votes 825
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 15, 2025
Apa jadinya ketika sebuah impian diwariskan, tetapi hati masih dipenuhi keraguan? Ia mencoba melangkah, menjalani jalan yang bukan sepenuhnya miliknya, tetapi suara di dalam dirinya terus mempertanyakan: "Apakah aku cukup baik untuk ini?"
All Rights Reserved
#26
eventmenulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • Eustoma
  • Pamit Untuk Kembali ( END )
  • The power of doa itu nyata (Terbit)
  • KUMPULAN-KUMPULAN CERPEN REMAJA
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Janji Dibawah Langit Senja
  • AFL[1] -UNVOICED [completed]
  • Pieces of Me

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines