SHADOW ( Selesai)

SHADOW ( Selesai)

  • WpView
    Reads 1,212
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 2, 2025
Kilasan ..... "Trus kenapa ibu marah ke Leona" Tanya ku sedikit prustasi karna tangan ibu masih di rambut ku "Kamu harus nya jaga kakak kamu ini semua salah kamu Liani jadi seperti ini" Apa katanya ini salah ku jelas jelas Liani yang melakukan nya kenapa aku yang salah ........ "Aku cuman mau tes dia doang kok dia beneran suka kamu apa gak, eh ternyata semua sama aja. Hahahah aku itu selalu jadi pusat perhatian Leona, kamu cuman bayang-bayang ku saja" ........ "Kamu mau jadi istri saya? " Ucap ku, tiba-tiba Leona tersedak "Bapak gak lagi ngeprank saya kan? " ...... "Leona! Kamu jangan pernah dekat-dekat lagi dengan pak Raka. Ingat, jangan usik kehidupan kakak kamu" Ahh rasanya muak sekali selalu aku yang dituduh mengusik Liani. ..... "Berani kamu bicara keras ha! Aku bersumpah sangat menyesal melahir kan mu" "Aku juga menyesal punya ibu kaya ibu, ibu pikir Leona mau di lahirkan dari ibu kaya ibu ha! Engga! Leona gak mau. Hiks... Hiks" ..... "Leona maafin ibu. maaf, tolong kamu beri saja pak Raka ke Liani, kasihan dia dan anaknya. Ibu mohon kamu mengalah demi Liani" Apa yang ibu katakan mengalah, aku cukup mengalah selama ini "Gak! Leona gak mau! Leona capek ngalah terus sama Liani bu, ibu pikir pak Raka mau sama Liani, gak bu pak Raka cuman mau sama Leona" Ucap ku dan menarik pak Raka keluar dari rumah Cus langsung baca aja Hehehehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • Arsyilazka
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • Cinta Jangan Pergi(Complete)
  • Padam Nelangsa
  • Raina Maramitha
  • DIKANESHA
  • Tokoh Utama

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines