Story cover for LENTERA by Jirahay
LENTERA
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 19, 2025
Apapun itu, kamu harus bisa menjadi lentera untuk dirimu sendiri. Terangi ia dari gelapnya dan rengkuh dari gigilnya luka. Ada yang harus dibahagia, yakni dirimu sendiri.
All Rights Reserved
Sign up to add LENTERA to your library and receive updates
or
#270penulispemula
Content Guidelines
You may also like
RUMAH tanpa pintu  by diandlyne
36 parts Ongoing
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 by shatheshanimuthe
45 parts Complete
𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑘𝑎𝑘𝑖 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘, 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑖𝑛𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑖𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖 𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑙𝑢𝑝𝑎 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖. 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑦𝑢𝑚 𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑘𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑖𝑛𝑖, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑛𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑖𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑘𝑖𝑡𝑎 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑒𝑘𝑠𝑝𝑒𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖.
You may also like
Slide 1 of 9
Letters for Self cover
Lightning dark story  cover
Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End) cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Lost Stars cover
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 cover
ROOKIE cover
Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete cover
Unequal Life (END)  cover

Letters for Self

21 parts Complete

Tidak ada rasa sakit yang dialami anak manusia yang tidak ada obatnya. Sebuah kalimat yang menjadi penguat untuk kita semua, karena itu artinya semua rasa sakit bagaimanapun bentuk sakitnya bisa menemukan obat penyembuhnya. Namun tidak jarang juga sebagian orang memilih untuk terpuruk dalam hari-hari yang menghimpit dengan banyak kesedihan, padahal banyak cara untuk menyembuhkan luka, banyak cara untuk menyembuhkan sedih dan kecewa. Semua itu kembali kepada kita, karena kitalah yang punya hak atas diri untuk tetap diam atau melangkah. Semoga setiap kalimat yang tertoreh dalam setiap Bab nya, mampu memberikan kesembuhan untuk rasa sakit yang kita alami dan membuat diri ini semakin percaya bahwa badai kehidupan pasti akan berlalu. Selamat membaca surat-surat indah dalam buku ini, segala yang baik semoga tersampaikan. Tetap sehat, semangat dan berbahagialah...