Ayah, Aku Lelah!

Ayah, Aku Lelah!

  • WpView
    LECTURAS 390
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 4, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Ayah, aku benar-benar lelah. Bahkan untuk menangis pun rasanya tak mampu lagi. Aku merindukan pelukan hangatmu, tempat di mana dulu aku bisa menangis sepuasnya tanpa takut dihakimi. Tapi semua itu kini hanya angan-angan yang berputar di kepalaku. Pernahkah, walau sejenak, terlintas di benakmu untuk menanyakan apa yang sebenarnya dirasakan putrimu? Pernahkah kau tidak marah dan menekanku, Ayah? Beri aku sedikit kebebasan, hanya sedikit saja. Aku tahu apa yang ada di pikiranmu, aku mengerti segalanya, tapi aku begitu lelah. Rakitanmu yang kau anggap berhasil ini harus selalu memendam tanpa pernah bercerita kepadamu. Harus selalu tersenyum di setiap langkah hidupnya, seolah tak ada beban, seolah semuanya baik-baik saja.
Todos los derechos reservados
#89
perjalanhidup
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Benalu [Terbit]
  • Di Balik senyumanku
  • DANADYAKSA
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Lelah
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido