Pink Flamingo

Pink Flamingo

  • WpView
    Reads 2,955
  • WpVote
    Votes 1,763
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 17, 2025
Gadis cantik yang haus akan kasih sayang. Kalimat yang pantas disandang kan kepada anak tunggal semata wayang, keturunan Georgia itu. Setelah diacuhkan oleh kedua orang tuanya, Rebecca harus mendapatkan sebuah kesialan karena harus ditinggalkan oleh laki-laki yang sudah ia anggap sebagai rumah paling aman. Hal itu terus melanda. Hingga ia mulai memiliki rasa, terhadap seorang laki-laki yang dikabarkan telah memiliki tunangan. ••• Pink Flamingo Copyright © 2025 oleh nonajung_
All Rights Reserved
#248
kasihsayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • ASLOVEGOESBY - The New Comer and I
  • Fight Together {On Going}
  • RAPUH!
  • Aku dan Kamu Tapi Tak Pernah Jadi Kita.
  • The Story of Philosofia (Bluesy)
  • Abang || Mark Lee [END]

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines