FOREVER IN LOVE

FOREVER IN LOVE

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 17, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
sebelum di baca boleh kali di follow ya minimal baca separuh siapa tau cocok di hati "mencintai mu hanya imajinasi bagiku" "gue udah anggap lo kaya adek gue sendiri dan ga lebih" "gue di sini tetep nunggu lo" Flora sunflower itu nama yang indah bukan tapi tidak seindah kisah cinta nya, cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan dengan alibi dia sudah di anggap adek oleh laki-laki itu namun di lain sisi Flora di cintai oleh seseorang laki-laki dengan begitu tulus namun alih-alih Flora seperti buta tidak bisa melihat ke tulusan dari peria tersebut karena sudah terjebak di hati seseorang "Flora apa lo nggak bisa lihat ke arah gue sebentar" laki-laki itu hanya bisa tersenyum teduh dan meratapi nasibnya yang aneh ini kenapa dia tidak bisa berhenti menyukai perempuan yang tidak menyukainya "maaf" hanya itu yang bisa di katakan Flora ke laki-laki tersebut [penasaran ga niccc]
Todos los derechos reservados
#680
imajinasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DUNIA FLORA
  • You're My Everything
  • Rembulan Merah Itu Milikku
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • 𝗸𝗲𝘁𝗼𝘀 𝘃𝘀 𝗯𝗮𝗱𝗯𝗼𝘆

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido