Mawar Putih di Senja Terakhir

Mawar Putih di Senja Terakhir

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 17, 2025
Ji Hoon Lucian Ravenshade, datang ke desa kecil yang tenang, membawa sesuatu yang tak ingin ia ceritakan. Di sana, ia bertemu Naraya Aurellia Ranumaya , seorang gadis yang merawat sebuah kebun mawar putih di desa itu. Di antara percakapan singkat dan kebersamaan yang tak direncanakan, mereka perlahan mengenal satu sama lain. Namun, musim selalu berganti, dan beberapa kepergian tak selalu menyisakan jawaban. Ada sebuah kepercayaan lama di desa itu. "Jika seseorang menerima mawar putih pada senja terakhir musim gugur, itu adalah pertanda bahwa mereka akan berpisah selamanya." Tidak ada yang tahu apakah itu hanya mitos atau memang pernah terjadi sebelumnya. Sebuah kisah tentang pertemuan, rahasia yang tersembunyi, dan mawar putih yang menjadi saksi di senja terakhir. "Kamu akan kembali, bukan?" Ji Hoon hanya tersenyum. ---
All Rights Reserved
#12
mawarputih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL] King And Prince√
  • Flower Rose
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Let's we meet When The Future Comes
  • Hujan dalam Pandanganku
  • Warisan Gandari
  • Kehidupan ke dua (TAMAT)
  • Unlimited Adventure
  • Bulan Retak di Langit Senja
  • Firework

[SixShoot] Wei Wuxian seorang monster berdarah dingin, menyebabkan ia tak kenal kata kasihan kepada manusia. tetapi, semuanya berakhir saat manik hitamnya bertatapan langsung ke laki-laki pria berjubah putih yang menatapnya dingin. "Bagaimana caranya agar kau mau berubah. Tolong katakan Weiying. Aku berjanji akan membantumu." ujar Xixchen tulus. Sedangkan Wei Wuxian yang memang sesungguhnya hatinya telah mati. Hanya dapat tersenyum seringai. Ia menatap Xixchen dengan mata tajam dan sudut bibir terangkat. Jika Xixchen pikir ia akan luluh oleh panggilan kecil itu. Salah! Karna panggilan itulah yang membuat luka lamanya kembali menguat. "Yakin? Bagaimana kalau aku meminta sosok adikmu yang anggun menikah denganku?" tanyanya membuat manik lembut Xixchen membulat. Terkejut atas ucapan sahabat lamanya itu. Apalagi ia tak menyangka jika Wuxian menyukai laki-laki karna yang ia tahu. Saat belajar bersama dulu, Wei Wuxian terkenal suka menggoda para gadis. Dan tak sedikit pun menunjukan ketertarikan sama pria. Lalu ini? "Xixchen bagaimana?" tanya Wuxian yakin jika Xixchen akan menolaknya. Sejujurnya ia juga bercanda. Ia akui bahwa Wangji adik Xixchen sangat mempesona bahkan sangking tak percayanya ada pria seanggun itu membuat konsentrasinya buyar. Tetapi bukan bearti Wuxian menyukainya. Ia masih tertarik dengan wanita jika kalian ingin tahu. "Baiklah, aku akan menikahimu sama Wangji. Tapi berjanjilah setelah itu berhenti menggelola ilmu hitam." ini cerita hanyalah pemikiran autor yang gagal move on sama pemain TU. dan perlu di ingat, saya membawa karakter si Wangji sebagai uke dan Si weiying seme. bukan berdasarkan karakter novel tapi berdasarkan apa yang aku tangkap di drama TU. tanpa membuang rasa hormat buat author MDSZ serta para pecintanya. saya hanya terinspirasi. terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines