62 days of knowing you

62 days of knowing you

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
" kata orang jatuh cinta di Bandung itu indah, tapi sekalinya JATUH tapi tidak dengan CINTAnya itu menyakitkan,sangat menyakitkan 7x lipat dari bahagia di kala jatuh cintanya,apa itu benar dan nyata? mari kita berpetualang" "takut? kenapa harus takut,gak ada yang harus di takuti dari wanita tercantikku ini,aa hanya takut jika kelak bukan aa yang berjalan di sampingmu dan mendampingi kamu" balas dia penuh dengan tatapan dalam. . . . . "sayang gak sama gia" tanya gia kepada ibun "hah apa gi!?" jawab ibun sedikit memiringkan kepalanya ke belakang "ah enggak aibun! kagak jadi!" malas gia "sayang dong sayang bangettt gia, segalanya!" jawab ibun terkekeh geli liat respon gia tadi kesal terhadap dirinya karena tidak mendengar apa yang di tanyakan gia. apa yang akan terjadi kedepannya sama 2 human yang sedang di ambuk asmara ini? 2 orang ya humm?? atau hanya gia saja yang merasakan dia sedang di ambuk asmara karena ibun? author adalah author gadungan jadi jika suka lanjutkan berpetualang di sini.jika tidak suka silahkan di skip❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Because I'm Stupid (End)
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • TAMARA
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • KALINDRA
  • ASAVELA KIARA
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Antara Jarak Dan Waktu

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines