TIME CONTROLLER

TIME CONTROLLER

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 21, 2025
Suho Jin bekerja di kota seoul, dia bekerja di sana setiap hari tanpa harapan untuk masa depan... sampai satu malam. Suho jin mendapatkan kemampuan khusus, kemampuan untuk membeli "Waktu" dan "masa hidup" dari orang-orang, menjual "Waktu" dan "masa hidup" dan juga membiarkan hal-hal mempercepat "Lompatan Waktu" dan memperlambat "waktu habis". Suho pun membuat "ETERNAL CLUB"Yang bernama "TIME CONTROLLER".
All Rights Reserved
#61
eternal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGULARITY (Proyek Lorentz)
  • zero Beyond The Future with Space-Time Magic
  • √Drunk - Dazed( Bromance Sungjake Ft Enhypen)
  • THE HIDDEN TRUTH
  • Chrono Shutdown
  • TIME TRAVEL:Timeless Love (END)
  • Dead shift : Divisi arwah | SELESAI

Di sebuah laboratorium kecil yang nyaris terlupakan, seorang ilmuwan eksentrik bernama Alvan Lorentz berhasil menghentikan waktu-meski hanya untuk beberapa detik. Namun eksperimen itu bukan awal dari penemuan, melainkan permulaan dari kehancuran yang sudah menunggu di ambang dunia. Saat jam dinding yang mati sejak hilangnya sang adik, Nia, tiba-tiba berdetak mundur, Alvan terseret ke dalam pusaran anomali temporal yang mengaburkan batas antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bersama Toma, sahabat yang setia meski sinis, dan Rena-seorang fisikawan brilian yang awalnya skeptis namun akhirnya terlibat semakin dalam-Alvan menemukan bahwa setiap lonjakan osilatornya membuka celah pada realitas itu sendiri. Namun waktu bukanlah alat yang bisa dikendalikan. Dalam bayang-bayang organisasi rahasia bernama Kronos, yang menyimpan masa lalu Alvan dan mengincar masa depan umat manusia, mereka hanya punya satu tujuan: menyelamatkan Nia-dan dunia-sebelum titik divergensi mencapai kritis. Saat pesan dari masa depan muncul, memberi peringatan: "Kalian hanya punya 144 jam.", satu hal menjadi jelas-waktu bukan sekutu mereka. Ia adalah medan perang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines