Silence in chaos

Silence in chaos

  • WpView
    LETTURE 2
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, feb 20, 2025
WpInfo
Narrativa
Horror
(hanya cerita gabut dan di pastikan slow update) di sebuah kota yang biasanya ramai dan banyak sekali suara suara pejalan kaki ataupun pengendara motor atau mobil yang berlalu lalang, sekarang malah menjadi semakin riyuh, kekacauan ada dimana mana, tangisan, teriakan dan rasa takut menyelimuti seisi kota, atau bahkan seisi bumi?.. ah.. ntahlah, kekacauan itu di akibatkan sebuah virus misterius yang menyebar kemana mana yang di duga adalah virus zombie yang berasal pada penelitian terlarang, virus zombie ini awalnya menyebar pada salah satu ilmuan dari penelitian terlarang itu, panggil saja A, awalnya memang tidak menunjukan efek apapun, tapi dalam hitungan jam, kondisi ilmuan A semakin memburuk, dan pada puncaknya, saat dia sedang pulang dari laboratorium dan sedang berada di kereta bawah tanah bersama penumpang penumpang lainnya.. endingnya bisa kalian tebak sendiri kan?. Saat kereta berhenti dan pintu terbuka, orang orang yang ada di stasiun kereta bawah tanah itu dibuat ketakutan sekaligus merinding saat melihat pemandangan mengerikan yang berasal dari dalam kereta yang terlihat saat pintunya terbuka, beberapa org dari kereta keluar dan mulai menyerang orang orang yang berlari ⚠⚠Warming⚠⚠ -Gore -Blood -18+ -action -petualangan -zombie -toxic -kekerasan
Tutti i diritti riservati
#457
toxic
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Virus Z
  • 17 SURVIVE [GEN 12]
  • Biopocalypse
  • World Of Chaos
  • Keep Running!
  • Patogen 48
  • La Guerra (Tersedia Versi Cetak)
  • RED CITY : ISOLATION
  • FROM SCHOOL TO CITY (END)
  • Zed-Virus

Mereka berlarian. Dengan baju yang berlumuran darah sudah terkoyak-koyak, celana robek yang tidak beraturan, kaki yang entah beralas atau tidak, mereka terus berlarian dengan teriakan yang keluar dari mulut mereka. Momen itu.. adalah momen yang paling mengerikan di daftar kehidupanku. Momen yang tidak bisa kuhapus dari memori yang terdata di dalam otakku. Anak-anak kecil menangis mencari orang tua mereka yang entah berantah dimana, para laki-laki sibuk mencari alat untuk menjadi tameng pelindung mereka, para perempuan hanya bisa berteriak ketakutan dan pasrah. Aku hanya terdiam melihat mereka yang kalang kabut tak karuan. Erangan dan desahan keluar dari mulut mereka yang berlumuran darah. Suara-suara itu mulai terdengar banyak saat aku melihat ke arah gerbang asramaku. Gerbang yang selalu melindungiku dari tangan-tangan masyarakat yang kotor, sekarang dipanjati oleh orang-orang yang terjangkiti virus. Virus yang sangat langka tapi sangat dibenci oleh para manusia di muka bumi ini. Jika kau terjangkiti oleh virus ini, kau akan menyesal seumur hidup . Keluarga, saudara, bahkan orang-orang yang menyayangimu akan menangis melihatmu berlarian dengan mulut yang berlumuran darah. Jadi, aku hanya bisa menyarankan untukmu dan orang-orang yang membaca kisahku untuk lebih berhati-hati dalam keadaan apapun. Maupun itu hanya membeli permen. Karena kita tidak tahu kandungan apa yang terdapat di dalam permen itu. Entah glukosa, gula, laktat, dan apa saja yang terkandung di dalam itu. Bahkan, virus. Bisa jadi, permen lollipop yang saat ini sedang kau jilat mengandung virus yang sangat kau benci ini. Kumohon! Bacalah kisahku ini! Agar orang-orang yang kau sayangi tidak mengalami hal yang sama dengan yang kurasakan... Kumohon....

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti