1460 Days

1460 Days

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Sep 17, 2025
Julia "lo itu pembawa sial, apa lo mau Ramon bernasib sama seperti Akbar yang mati karena lo" Bian "pertunangan ini adalah langkah awal kau menderita, Reva. Karena dirimu aku kehilangan sahabat sekaligus orang terpenting dalam hidup. Dan semua kesakitan yang Akbar alami, akan aku balaskan. Akbar.. kau akan tenang disana setelah aku melenyapkan wanita itu" Akbar "aku akan bahagia dan tenang, jika kamu bisa bahagia dan melanjutkan hidupmu, Reva. Jangan membuatku merasa bersalah yang meninggalkanmu karena takdir. Aku ingin kamu bangkit dan membuka hati untuk orang lain yang pastinya bisa membahagiakanmu melebihi aku.." Ramon "beri aku kesempatan untuk bisa menjadi bagian dalam hidupmu, dan sampai kapan pun aku siap menunggu. Sampai hatimu sembuh dan bisa menerima orang baru, Reva. Dan aku mohon jangan menyiksa dirimu dengan rasa bersalah yang bukan karena mu" Reva "apa aku pantas hidup bahagia setelah kehilangan separuh kebahagiaanku? Mimpi dan kenangan itu selalu hinggap dan membuatku sulit melupakanmu, Akbar. Jika waktu bisa di putar, aku akan mencegah semuanya agar kau bisa hidup lebih lama. Aku tidak pantas bahagia karena sudah merampas kebahagiaan orang-orang yang menyayangimu" 1460 hari, Reva mencoba berdamai dengan hatinya dan mengubur semua kenangannya bersama Akbar. Ia tidak ingin membuat Akbar tidak tenang di surga. Dan mampukah ia berdamai dengan dirinya sendiri dan melanjutkan hidupnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Di Suatu Senja
  • ARSHAKA (END)
  • Istri Cadangan
  • Z̶e̶l̶ian 3: Definisi Sempurna
  • ngger adalah vandyku
  • NAREVAN ✔️
  • My Dear Jannah

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines