Bittersweet action [my backstory oc]

Bittersweet action [my backstory oc]

  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 18, 2025
"Apakah...aku memakan bangkai ku sendiri?..." ujarnya, terlinang air mata yang mulai deras menjatuhi pipinya itu, ia benci tangisan bahkan ia tidak memintanya, tetapi emosi ini terlanjur dirinya luapkan pada mayit yang ia genggam itu, perasaan pahit yang diselingi manis, perasaan yang sangat aneh, ia tidak pernah merasakan perasaan itu sebelumnya. *** Itulah memori yang terus berputar di otak Tsubame Aira, setelah berhasil melarikan diri dari panti asuhan yang ia tinggali sejak dini.Memori itu bagaikan racun yang mencoba merusak sistem kerja tubuh Aira.kini Aira pergi jauh dari panti asuhan bermodalkan uang harian yang diberikan ibu Kasumi, seorang ibu panti yang bijak dan menginspirasi banyak anak panti dengan kebijakannya. *** Kini Aira melewati masa Sma nya sejak peristiwa itu, peristiwa yang menjijikan dan rasa menyesal saat paristiwa itu terputar kembali di otak Aira, Aira kini memalsukan semua identitasnya dan mulai melaksanakan kerja. "jika Aira sudah banyak uang, akanku sisihkan semua uangku pada panti asuhan..." janjinya penuh tekad.
Todos los derechos reservados
#342
siblings
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • kenzi laska Abraham
  • Trasmigrasi Queenzee
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • The Dark Side(END)
  • ARCHARANDA
  • CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending)
  • Transmigrasi Amora L²
  • The Secret That Makes Me Grow [END]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido