A Name Lost In Time

A Name Lost In Time

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2025
Di antara kerumunan, seorang pria melangkah masuk dengan santai, meski sedikit terlambat. Kemeja biru muda yang membalut tubuhnya tampak rapi, dipadukan dengan celana bahan berwarna beige yang semakin menegaskan kesan elegan tanpa berlebihan dengan kacamata ovalnya. Namun, yang lebih dulu mengumumkan kehadirannya bukanlah langkah atau penampilannya-melainkan aroma khas yang menguar di udara. Perpaduan lembut antara teh dan kayu basah meresap dalam ruangan, sebuah wewangian yang begitu familiar hingga pembawa acara bisa mengenalinya tanpa perlu menoleh. Dia Valerio Aldebaran Mahendra. Tidak ada yang aneh. Tidak ada perubahan ekspresi berarti di wajah Raina ketika matanya tak sengaja bertatapan dengan sosok itu beberapa detik. Sekadar melihat, mengidentifikasi, lalu mengabaikan. Seperti orang asing pada umumnya. Tapi apakah dia benar-benar hanya orang asing dalam hidup Raina Elealiel Samudera? Apakah Raina hanya mengganggap Valerio sebatas adik dari pria yang diduga kekasihnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Until I Found You [END]
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • SELAMAT DATANG UNTUK SELAMAT TINGGAL (COMPLETE)
  • Cerita Setelah Hujan
  • Raino Untuk Raina (SLOW UPDATE)
  • Baby, Please Be Mine! (Completed!)

Dihamilin sama mantan? Si mantan udah punya tunangan pula!! "Saya akan menikahi kamu." "Lalu bagaimana dengan istri anda?" "Kita akan menikah siri." *** Di setiap malam Leila selalu menggaungkan akan kerinduannya terhadap kekasih masa kecilnya yang ia tinggalkan begitu saja usai badai menerjang keluarga kecilnya. Namun, tepat ketika perpisahan mereka menginjak tahun ke-14 mereka kembali dipertemukan dengan keadaan berbeda. Kekasih masa kecilnya, orang yang dulu selalu mengutarakan janji bahwa hanya Leila yang senantiasa terukir di hatinya, tidak akan pernah ada perempuan lain menyingkirkan nama Leila di hatinya, nyatanya di depan mata Leila sendiri, mereka berpelukan seraya membicarakan masa depan mereka. Seolah belum cukup dengan kekisruhan dalam keluarganya di masa lalu serta mendapat fakta bahwa kekasih masa kecilnya yang tidak pernah hengkang dari hati dan pikirannya, semesta menggoreskan kembali luka yang belum sempat mendapat obatnya. Tepat di malam setelah gala premiere film dari novelnya, dirinya menghabiskan malam panas yang tidak pernah sekalipun hadir dalam benaknya bersama kekasih masa kecilnya. Menyatukan mereka yang sempat berpisah belasan tahun lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines