RAHASIA SANG DUCHESS

RAHASIA SANG DUCHESS

  • WpView
    Reads 91,411
  • WpVote
    Votes 3,837
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 15, 2025
[HIATUS] Cahaya bulan menjadi saksi bisu pelariannya. Setiap langkah menjauhkannya dari tempat itu, dari kehidupannya, dari anaknya. Tapi di belakangnya... BRAK! Suara pintu yang dibanting membuat jantungnya mencelos. "Asa!!" Duke Roderic berdiri di ambang pintu, matanya berkilat marah, namun juga dipenuhi keputusasaan. Napasnya memburu saat tatapannya menyapu ruangan, hanya untuk menemukan ranjang kosong dan bayi mereka yang menangis keras di dalam boksnya. Giginya terkatup rapat. Rahangnya mengeras menahan amarah yang bercampur kepedihan. "Tidak lagi." Duke Roderic mendekat ke boks bayi itu, mengangkatnya ke dalam dekapan kuatnya. Tatapannya beralih ke jendela yang terbuka, angin malam yang dingin bertiup masuk, membawa aroma yang samar-jejak Asa yang masih terasa begitu dekat. "Aku bersumpah tidak akan membiarkanmu pergi... Lagi."
All Rights Reserved
#650
duchess
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Transmigration? Our? [ON GOING]
  • Reborn In a Hug
  • Elina Pyottri || End ✅
  • [END] gila! Itu hanya pengasingan, kenapa istana dikosongkan olehnya?
  • Good Doctor
  • The Antagonis Body!
  • Kill The Tyrant
  • Pelukan Untuk Sang Antagonis (On Going)
  • MENJADI PUTRI MAFIA

[JANGAN LUPA FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA YAA] Bus yang ramai dan penuh terasa begitu menyesakkan, di tambah lagi dengan aroma-aroma tidak menyenangkan yang entah berasal dari mana berhasil membuat gejolak untuk turun dari bus semakin besar. Tapi belum sempat ia ingin menekan tombol untuk turun karena tas nya yang tertinggal, bus itu telah berhenti sendirinya di barengi oleh truk besar yang melaju dengan kencang ke arah mereka. Teriakan ketakutan memenuhi bus itu, betapa sialnya orang-orang di bus itu, ada yang ingin segera pulang untuk merayakan ulang tahun kakaknya, ada yang ingin segera belajar, dan bahkan ada yang ingin segera mengistirahatkan diri setelah melalui hari yang begitu melelahkan, tidak terkecuali Noura, seorang gadis SMA yang ceria yang baru saja putus dengan pacar 5 harinya itu. Pikiran awal Noura yang mengira dirinya tidak selamat atau kalau selamat pun cedera berat langsung terbantahkan oleh pemandangan pertama yang dilihatnya begitu membuka mata. Tunggu, ada dimana ia sekarang? Ini bukan rumah sakit, ini juga bukan rumahnya. Dimana ia sekarang? Dan kenapa gadis berseragam pelayan di depannya ini ketakutan? Apakah ia benar-benar bertransmigrasi?? Kenapa abangnya ada di sana?? Note : Cerita murni dari otak walaupun banyak inspirasi dari luar, jadi plis jangan plagiat ya, terimakasih 🙏🏻💓 Cover : Edit in canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines