salah kirim cinta

salah kirim cinta

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 23, 2025
Salah Kirim Cinta Tara Prameswari tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis hanya karena satu email salah kirim. Maksud hati ingin curhat ke sahabatnya, tapi jari-jarinya justru mengirimkan email cinta penuh kejujuran itu ke... Adrian Wiratama. Siapa Adrian? Bosnya. CEO perusahaan. Pria paling serius di kantor yang hampir tidak pernah berbicara dengannya kecuali soal kerjaan. Dan sekarang, Adrian sudah membaca email itu. Alih-alih mengabaikan, Adrian justru memanggilnya ke ruang meeting untuk membahas "kesalahpahaman" ini. Dan lebih parah lagi, Agista Wiratama, kakak Adrian yang juga COO perusahaan dan ratu gosip, justru semakin memperkeruh keadaan! Kini, Tara harus menghadapi drama kantor yang lebih kacau dari sinetron: gosip rekan kerja, rencana balas dendam, dan satu pertanyaan besar yang tidak bisa ia hindari-bagaimana perasaan Adrian sebenarnya? Sebuah kisah romansa penuh kekacauan, tawa, dan momen-momen kocak yang akan membuatmu bertanya... apa salah kirim cinta bisa berujung pada cinta yang sebenarnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATASANKU [ON GOING]
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • Rada Hevealyan
  • Falling for Weird Boss
  • RHAYA
  • Mantan Sang CEO (TERBIT)
  • Secretary Wife IDEAL ✔
  • BELLAMIA
  • Underneath Expectation, Above Dreams: Maddy

Menjadi sekretaris di perusahaan besar seharusnya menjadi langkah awal yang baik untuk karierku. Namun, siapa sangka pekerjaanku justru membawaku ke dalam lingkaran tak berujung bernama lembur, revisi, dan perintah tanpa ampun. Dan semua itu berasal dari satu orang-atasanku. Dia dingin, perfeksionis, dan tak pernah sekalipun menunjukkan ekspresi selain ketidakpuasan. Bekerja dengannya seperti berhadapan dengan badai tanpa akhir-mencekam, penuh tekanan, dan melelahkan. Namun, di balik perintahnya yang tanpa kompromi, di balik tatapan tajam yang selalu membuatku ingin mengumpat dalam hati, aku mulai melihat sisi lain darinya. Sisi yang tidak pernah ditunjukkannya pada siapa pun. Dan itu berbahaya. Karena aku tahu, aku tak boleh terlibat lebih jauh. Dia adalah atasan. Aku hanyalah pegawai. Tidak seharusnya ada perasaan di antara kami. Tapi... bisakah hati benar-benar diatur hanya dengan logika? **** Happy reading🦋 Jangan lupa vote dan komen ya🌷

More details
WpActionLinkContent Guidelines