Dear Locker 148

Dear Locker 148

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 23, 2025
Loker 148 seharusnya hanya tempat menyimpan buku dan barang sekolah. Namun, bagi Keyla, loker itu menyimpan sesuatu yang lebih sebuah misteri. Semuanya dimulai dengan sebuah surat. Kertas krem yang terlipat rapi, diselipkan di antara bukunya tanpa nama pengirim. Kalimat-kalimat sederhana yang terasa begitu personal, seolah si penulis mengenalnya lebih baik daripada dirinya sendiri. Siapa yang menulis surat ini? Dan mengapa? Di tengah pencariannya, Keisha mulai menyadari sesuatu, bisa jadi orang itu ada di dekatnya selama ini. Apakah Aksa, sahabat masa kecil yang selalu ada untuknya? Atau Carlos, ketua OSIS yang tiba-tiba menunjukkan perhatian lebih? Atau mungkin Savian, si kutu buku pendiam dengan tatapan yang sulit ditebak? Semakin banyak surat yang ia terima, semakin sulit bagi Keyla membedakan antara persahabatan, perhatian, dan perasaan yang mulai tumbuh. Apakah loker 148 akan mengungkap rahasia, atau justru menyimpan sesuatu yang sebaiknya tidak ia ketahui?
All Rights Reserved
#27
rei
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Janjiku [JinJoo] END
  • The Mafia, Mr. Choi
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √
  • || Save Me ||
  • P3K Jadi PDKT
  • Pers Kampus 3.0 ✔
  • Giant Baby [COMPLETED]
  • Sky High School {Sudah Terbit || PO}
  • Chasing You | TAMAT ✔
  • Terjebak Di Hutan Angker (ENHYPEN) SEGERA TERBIT

An Yujin, murid pindahan dari Jepang, dia kembali ke Korea dengan satu tujuan-menepati janji yang pernah ia buat pada teman masa kecilnya. Namun, hari pertamanya di Seoul High School jauh dari kata mulus. Dia harus dihadapkan dengan Kim Minju, ketua OSIS yang dikenal perfeksionis dan tegas. Sayangnya, kesan awal pertemuan mereka sama sekali tidak bagus. Lebih parah lagi, mereka ternyata sekelas. Di tengah bentrokan kecil yang terus terjadi, satu pertanyaan besar muncul: apakah Yujin benar-benar bisa menemukan kembali teman masa kecilnya? Dan jika iya... apakah janji yang ia bawa pulang masih berarti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines