Chasing Perfection

Chasing Perfection

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang wanita yang tumbuh tanpa banyak mendapatkan perhatian dari ayahnya sering kali memiliki ruang kosong di hatinya-sebuah harapan tak terucap akan kehangatan dan pengakuan. Tanpa disadari, ia menjadi lebih peka terhadap setiap bentuk perhatian yang datang dari seorang laki-laki. Sebuah kata lembut, kepedulian sederhana, atau sekadar keberadaan yang memberi rasa aman, bisa dengan mudah menyentuh hatinya. Bukan karena ia lemah, tetapi karena di dalam dirinya, ada kerinduan akan kasih sayang yang selama ini terasa jauh.
All Rights Reserved
#833
home
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATQEEL
  • Burning Boundaries [REVISI]
  • My Charming Slave
  • Jingga di Ufuk Barat
  • Scream & Shout
  • Here & After
  • Dalam Dekap Jack
FATQEEL

Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines