Story cover for WIN BREAK by Alicia_Crows
WIN BREAK
  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado feb 22, 2025
Bercerita tentang seorang gadis nakal yang suka balapan yang menikah seorang mafia bernama Omi (Dari JSB3/Exile)

Akan kah Omi bisa membuat gadis keras kepala itu nurut Kepadanya?

Jepang vibes Indonesia
_______
Maybe?,18+?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir WIN BREAK a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#27yakuza
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
BUTTERFLY BLUE de BukiNyan
17 partes Continúa Contenido adulto
[Fanfiction tahun 2016. Namun, ditulis kembali tahun 2025] [⚠️🔞 Strong Sexual Content: Konten Seksual yang Kuat. Ini menunjukkan adanya adegan atau dialog yang bersifat seksual, yang mungkin eksplisit atau implisit.] Di balik gemerlap cahaya kota Jepang yang memabukkan, tersembunyi bayang-bayang kegelapan yang mengintai: narkoba, Yakuza, dan perdagangan manusia. Di dalam tembok Asrama St. Konoha, Hinata Hyuuga menjadi saksi bisu dari pesta-pesta liar yang melibatkan narkoba dan seks bebas, sebuah dunia yang begitu jauh dari prinsip-prinsip yang ia pegang erat. Hinata, yang selama ini melindungi dirinya dengan dinding kesederhanaan dan kehati-hatian, perlahan menyaksikan dunianya runtuh. Teman-temannya-orang-orang yang seharusnya menjadi tempat ia bersandar-terjerat dalam lingkaran dosa yang tak terhindarkan, menghancurkan kepercayaan yang pernah ia berikan. Namun, kekejaman tak berhenti di situ. Dalam sekejap yang tak terduga, Hinata menjadi korban dari pengkhianatan yang tak termaafkan. Ketika utang narkoba teman-temannya melampaui batas, Hinata dijual sebagai alat pelunasan. Tubuhnya menjadi barang dagangan, sementara jiwanya terkoyak oleh rasa sakit yang tak terlukiskan. Di tangan orang-orang yang tak mengenal belas kasih, Hinata terseret ke dalam labirin gelap yang penuh dengan dosa dan kebejatan. Ia yang dulunya mencari perlindungan di balik tembok asrama kini menjadi tawanan di tengah dunia yang dipenuhi kekerasan, penghinaan, dan keputusasaan. Akankah ia menemukan secercah cahaya di tengah kegelapan, atau justru tenggelam lebih dalam pada jurang kehancuran?
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
BUTTERFLY BLUE cover
Mafia Romance [COMPLETED] cover
PROMISE?  cover
Will Never Let You Go!  cover
Kancing kedua (**) [ COMPLETED ] cover
Mine (Osaatsu)  cover
First love?#pamu cover
That Nerd!? cover

BUTTERFLY BLUE

17 partes Continúa Contenido adulto

[Fanfiction tahun 2016. Namun, ditulis kembali tahun 2025] [⚠️🔞 Strong Sexual Content: Konten Seksual yang Kuat. Ini menunjukkan adanya adegan atau dialog yang bersifat seksual, yang mungkin eksplisit atau implisit.] Di balik gemerlap cahaya kota Jepang yang memabukkan, tersembunyi bayang-bayang kegelapan yang mengintai: narkoba, Yakuza, dan perdagangan manusia. Di dalam tembok Asrama St. Konoha, Hinata Hyuuga menjadi saksi bisu dari pesta-pesta liar yang melibatkan narkoba dan seks bebas, sebuah dunia yang begitu jauh dari prinsip-prinsip yang ia pegang erat. Hinata, yang selama ini melindungi dirinya dengan dinding kesederhanaan dan kehati-hatian, perlahan menyaksikan dunianya runtuh. Teman-temannya-orang-orang yang seharusnya menjadi tempat ia bersandar-terjerat dalam lingkaran dosa yang tak terhindarkan, menghancurkan kepercayaan yang pernah ia berikan. Namun, kekejaman tak berhenti di situ. Dalam sekejap yang tak terduga, Hinata menjadi korban dari pengkhianatan yang tak termaafkan. Ketika utang narkoba teman-temannya melampaui batas, Hinata dijual sebagai alat pelunasan. Tubuhnya menjadi barang dagangan, sementara jiwanya terkoyak oleh rasa sakit yang tak terlukiskan. Di tangan orang-orang yang tak mengenal belas kasih, Hinata terseret ke dalam labirin gelap yang penuh dengan dosa dan kebejatan. Ia yang dulunya mencari perlindungan di balik tembok asrama kini menjadi tawanan di tengah dunia yang dipenuhi kekerasan, penghinaan, dan keputusasaan. Akankah ia menemukan secercah cahaya di tengah kegelapan, atau justru tenggelam lebih dalam pada jurang kehancuran?