A whisper of goodbye

A whisper of goodbye

  • WpView
    Reads 840
  • WpVote
    Votes 196
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 2, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Di dunia yang terus bergolak antara hitam dan putih, aku memilih menjadi abu-abu. Bukan karena takut memilih sisi, melainkan karena aku ingin melihat segalanya, merasakannya, dan memahaminya Cerpen-cerpen ini adalah fragmen dari perjalanan batinku, retakan-retakan kecil di dinding jiwaku yang perlahan kubuka satu per satu. Di balik tiap cerita, tersimpan kemarahan yang kutelan, cinta yang kulenyapkan, dan pemahaman yang kutanam dalam sunyi. Ini bukan tentang benar atau salah, Ini tentang mencoba memahami dunia tanpa menghukumnya, dan dalam proses itu, aku mencoba untuk memaafkan diriku sendiri.
All Rights Reserved
#6
gulita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUAN VILLAINKU~ (Tamat)
  • Perihal Cinta, Kita Semua Bodoh dan Buta
  • Story Of Diana [ Berhenti ]
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Cerrellia: Living as Syerenity
  • Menentukan Takdir Antagonis
  • Kelopak Mawar Putih(Tersedia Di PlayStore)
  • I'm Fine ( End ) | [ Terbit ]
  • Figuran: Change Destiny of The Antagonist (tersedia pdf)

Kupikir aku tidak akan isekai setelah kehidupanku berakhir. Tahu, 'kan, hanya orang tertentu saja yang bisa mendapat kesempatan emas semacam itu? Namun, tampaknya tiket isekai bisa diperoleh semua orang, termasuk diriku, yang tidak memiliki rekam jejak mengagumkan. Eh tapi, kenapa aku harus masuk ke otome game yang kumainkan lewat jalur numpang alias gratis, sih? Oke, tidak masalah aku bukan tokoh utama, antagonis seksi, maupun karakter pembantu. Aku hanyalah karakter tidak penting, tak bernama, yang ada dalam game tersebut. Karakter yang muncul di awal.... "Dasar aneh!" Ups. Aku ternyata sekelas dengan karakter antagonis. Bukan sembarang antagonis, melainkan karakter tersembunyi, berlian, yang sulit didekati oleh pemain! Apa sebaiknya aku membiarkan Mr. Villain menjalani penderitaan ketika SD, menjadi objek perundungan, dan menjauh saja dari masalah? Toh di kemudian hari dia akan menjadi bos besar, pemilik bisnis bernilai jutaan lebih, dan sandungan bagi male leads yang ingin mendekati tokoh utama. "..." Mana bisa begitu?! Oleh karena itu, aku pun menolong Mr. Villain dan berusaha menjadi orang baik agar nanti dapat ganjaran menang undian senilai satu milyar ahahahahaha! "Istriku, biar aku yang bereskan." Di masa depan, saat aku dewasa, bukan undian satu milyar yang kudapat. Aku bahkan tidak menduga bahwa bocah antagonis itu membalas kebaikanku dengan cara ... terlalu baik. Apakah ini saatnya bagiku 'tuk bersinar?! Shining~ Shimering~ Splending~ "Sayang, aku serahkan padamu!" Jadi nyonya besar memang yang terbaik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines