We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lelah Tanpa Berlelah [Pianako]

Lelah Tanpa Berlelah [Pianako]

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bukan cerita bagus yang mengisahkan cinta, bukan juga tentang kekuatan persahabatan yang erat. Ini hanya tentang Pian Pian yang menyayangi keluarganya. Pian yang terus berlari dari kenyataan. Ia lelah, tanpa berlelah. Pian yang sayang sekali keluarganya, walaupun keluarganya di ujung tanduk pun, Pian bisa apa selain tak menyerah? Impiannya, Pian ingin pergi sejauh-jauhnya. "Bang, karena ayah sama ibu gak ada, Pian izin sama Abang deh. Pian mau pergi, boleh ya?" Catatan dari AnakEmak: Bangke, alaynya, Cok. 180225 Cover by pinterest
All Rights Reserved
#4
istirahat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • 365 Lembar [END]
  • ALRIN
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • DENNIES
  • Juan [REVISI]
  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Eliinaa
  • MENGEJAR AWAN

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines