Unfinished Pages (Orine)

Unfinished Pages (Orine)

  • WpView
    Reads 29,423
  • WpVote
    Votes 3,133
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 17, 2026
Lion dan Erine pernah menjadi pasangan sempurna di SMA. Mereka mulai pacaran sejak kelas 10 dan menghabiskan tiga tahun penuh cerita manis, hingga di kelas 12, semuanya hancur karena kesalahpahaman yang tak terselesaikan. Perpisahan itu menyakitkan, meninggalkan luka yang belum benar-benar sembuh. Kini, di bangku kuliah, takdir mempertemukan mereka kembali di kampus yang sama. Awalnya, mereka berusaha menghindari satu sama lain, berpura-pura bahwa masa lalu sudah terkubur. Namun, semakin mereka mencoba menjauh, semakin sering takdir mempertemukan mereka dalam kelompok tugas, organisasi, dan lingkaran pertemanan yang sama. Apakah perasaan yang dulu pernah ada masih bertahan? Atau mereka hanya dua orang asing dengan kenangan yang belum selesai? Di antara gengsi, ego, dan ketidakpastian, Lion dan Erine harus menghadapi satu pertanyaan: apakah cinta pertama mereka layak untuk diperjuangkan kembali?
All Rights Reserved
#48
grecyn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Wanderlust (ORINE)
  • Stranger | Orine
  • teman tapi punya rasa (END)✅
  • Blessing In Disguise
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • the secret of puppy S2 [lilynn]
  • Set Me Free 'ORINE°

Penantian Liora terhadap sebuah kebahagiaan yang telah lama hilang dalam hidupnya membuahkan hasil. Kebahagiaan itu kembali hadir dalam hidupnya yang kosong, seolah dunia membawanya kembali ke tempat yang tepat. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Kebahagiaan itu kembali menghilang setelah Liora mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini ia cari. Kebenaran itu membukakan sebuah pintu yang tak pernah Liora bayangkan dalam pikirannya. Dalam perjalanan itu, ia harus memilih antara dua hal yang sangat ia cintai---dua hal yang kini saling bertentangan dan tak pernah ia duga sebelumnya. _________________________ "Hidup Aku terlalu banyak luka, Ci." "Aku akan obati semua luka kamu, Lio. Pelan-pelan, kita lewati semuanya bareng-bareng." _________________________ ©yssctmr_gf

More details
WpActionLinkContent Guidelines