We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sang Jingga, Gadis Desa

Sang Jingga, Gadis Desa

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pernikahan seharusnya menjadi sesuatu yang bahagia walau itu terjadi hanya di awal pernikahan, setelahnya selalu ada ujian di setiap rumah tangga, setidaknya ada kebahagiaan, ada air mata haru, dan ada tawa yang menyerta. Saking bahagianya. Namun, itu berbeda di pernikahan seorang Jingga Teresa gadis 23 tahun dengan seorang pria Fatan Liun Aksara, pria 30 tahun. Di malam pertama pernikahan yang seharusnya menjadi malam yang indah berubah menjadi malam penuh luka, Fatan meninggalkan Jingga di hari itu dan lebih memilih menemui Elsa, mantan kekasih, yang meninggalkannya. Jingga merasa bahwa banyak sekali perbandingan antara dirinya dengan Elsa, hingga bingung, apakah dia seorang istri atau hanya simpanan? Mengapa waktu suaminya lebih banyak untuk Elsa? Yang bukan muhrimnya. Mengapa Fatan membuatnya merasa seperti menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka? Bagaimana kisah cinta segitiga antara Jingga, Fatan dan Elsa? Apakah Fatan bisa memilih?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cintai Aku Sebentar Saja
  • Bukan Surga Impian
  • Just Marry Me (End)
  • Forbidden Love [Completed]✓
  • Jingga's Life
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN
  • Call It What You Want (END)
  • ELEGI ASMARA
  • Sheila

Arumi Sahira, gadis yang dulu dikenal liar, kini telah bertransformasi menjadi seorang wanita sholehah. Hidupnya berubah drastis ketika ia dipaksa menikah dengan seorang dokter yang hatinya hancur, ditinggal calon istrinya yang memilih pria lain daripada bersanding dengannya di pelaminan. Tak hanya itu, sang calon istri pergi meninggalkannya dalam keadaan hamil dengan pria lain. Arumi, dalam kesendirian dan tanggung jawab, mengambil alih posisi yang ditinggalkan. Perkawinan mereka layaknya dua benua yang terpisah; bersatu di bawah satu atap namun jauh di dalam hati. Hubungan tanpa sapa, hari-hari yang sunyi, seperti dua asing yang terikat kontrak tanpa cinta. Sampai suatu hari, masa lalu dokter itu kembali, mantan tunangannya yang memutuskan kembali menjalin tali asmara dengannya, mengguncang dunia Arumi. Kehadirannya kembali bukan hanya menimbulkan luka, namun juga semakin meminggirkan posisi Arumi, seolah dia hanyalah bayang-bayang yang terlupakan, terabaikan di sudut kehidupan sang dokter. "Bisakah kau mencintaiku sebentar saja? Menganggap aku sebagai istrimu walau hanya sesaat? Aku juga ingin merasakan dicintai seperti kau mencintai dia," lirih Arumi Sahira. "Maafkan aku, Arumi. Aku tidak mampu mencintaimu sepenuhnya karena kau hanya obat yang menenangkan lukaku, akan tetapi kau bukanlah pemilik hatiku," jawab Ervan Alexander. "Aku datang kembali untuk mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku," ucap Tiara Lestari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines