Chasing A Mirage

Chasing A Mirage

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bayangannya menari di tepian cakrawala, seolah menantang realitas untuk mengakuinya. Setiap langkah yang diambil, ia menjauh-seperti fatamorgana yang mengundang, namun tak pernah dapat digenggam. Di persimpangan antara kenyataan dan ilusi, aku mengejarnya. Apakah dia nyata, atau hanya bayangan yang dirajut oleh pikiranku sendiri? Seperti Māyā, fatamorgana dari semesta, dia hadir dalam kelam, berbisik di antara desir angin, menggoda kepercayaanku akan dunia yang kukenal. Hatiku adalah Chakra, roda yang berputar dalam ketidakpastian, menginginkannya, merindukannya, tetapi semakin aku mendekat, semakin ia terurai seperti pasir di sela jemari. Apakah dia wujud atau hanya Smriti, kenangan samar yang dipahat oleh waktu? Aku terus berlari dalam lorong-lorong Samsara, mengulang pencarian tanpa akhir. Jika dia hanya ilusi, mengapa jantungku berdegup seakan mengenalnya? Jika dia nyata, mengapa dunia seolah menolak keberadaannya? Mengejar dia adalah mengejar bayanganku sendiri-sebuah misteri yang hanya bisa dipecahkan oleh keberanian untuk bertanya: apakah yang kurasakan ini nyata, atau hanya mimpi yang tak ingin terbangun?
All Rights Reserved
#53
universitas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • BEST BROTHER [ NCT DREAM ] {END}
  • A Symphony of life
  • LOVE, LUST, & LIFE DEMANDS - A Wattpad Romance by DIAN NITA S.
  • Quant (On Going)
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Anugrah Azizah
  • WAITERS
  • ELKANSA [END]
  • Single Parent | Huang Renjun [SUDAH TERBIT]✅

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines