Renandra Retha

Renandra Retha

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Retha, mahasiswi ceroboh, dan Renandra, petugas bandara yang jutek penuh sarkasme, bertemu lewat serangkaian insiden konyol-kopi tumpah, dompet hilang, dan adu mulut yang seolah tak pernah selesai. Setiap pertemuan dipenuhi tatapan tajam dan ucapan sarkastik, seakan semesta senang mempertemukan mereka hanya untuk saling menyebalkan. Namun, semakin sering mereka bertemu, sesuatu mulai berubah. Kebencian perlahan berubah menjadi rasa penasaran, lalu tanpa sadar... menjadi sesuatu yang lebih dalam. Tapi ada satu hal yang tak bisa mereka abaikan-perbedaan yang tak mungkin dihapus begitu saja. Seperti laut yang selalu berbisik pada karang, ada perasaan yang terus bergema di hati mereka. Tapi apakah takdir mempertemukan mereka hanya untuk akhirnya saling melepaskan? --- 2025
All Rights Reserved
#359
anakkuliahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Destiny Changing Action
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Whispers Through Time
  • Senja Di Kota Serambi
  • Antagonis Figuran
  • HE IS MARCH

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines