Kinjirareta Gakkō [On Going]

Kinjirareta Gakkō [On Going]

  • WpView
    Reads 659
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 26, 2025
"Ketika kegelapan menyelimuti, hanya mereka yang ditakdirkan yang bisa menemukan cahaya..." - - - Di sebuah kota kecil, berdiri sebuah sekolah yang dulunya di pakai oleh orang-orang jepang, yang tampak biasa dari luar, tetapi menyimpan rahasia kelam yang tak banyak diketahui orang. Sekolah itu dibangun di atas tanah terkutuk, bekas lokasi ritual ilmu hitam di masa lalu. Konon, iblis hitam pernah dipanggil ke dunia ini, dan nyawa anak-anak digunakan sebagai tumbal. Ritual itu gagal, tetapi kutukan tetap melekat, menunggu untuk bangkit kembali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • A Truth Too Late ✅
  • Love Or Life
  • Permainan Iblis (Selesai)
  • BOUND : To The Voice Bellow
  • MURDERER IN THE SCHOOL SEASON 2 [COMPLETED]
  • REMINISCE
  • Missile
  • LARUNG
  • Koridor Kegelapan [✓] (TELAH TERBIT)

Di sebuah sekolah menengah yang terkenal dengan gedungnya yang tua dan penuh sejarah, desas-desus mengenai ruang bawah tanah yang terlarang terus menyebar di kalangan siswa. Sekolah ini berdiri megah di atas bukit, dengan pepohonan rimbun yang membuat suasananya selalu terlihat kelam, bahkan di siang hari. Legenda mengisahkan tentang seorang siswa yang menghilang bertahun-tahun lalu di dalam gedung tua itu, dan sejak saat itu, terdengar suara langkah kaki dan bisikan aneh di lorong-lorong saat malam tiba. Suatu malam, sekumpulan siswa yang penasaran memutuskan untuk menyelidiki. Mereka mendengar cerita tentang sebuah cermin besar di ruang musik yang konon bisa memperlihatkan bayangan orang-orang yang sudah mati. Salah satu siswa menghilang saat berani menatap cermin itu terlalu lama. Mereka pun mulai menyadari ada sesuatu yang mengawasi mereka, mengintip dari sudut-sudut gelap, dari ruang kelas yang terkunci, dan dari bayangan di balik tirai tebal. Misteri semakin dalam ketika mereka menemukan buku catatan tua di perpustakaan yang penuh dengan kisah-kisah tragis yang pernah terjadi di sekolah itu. Setiap halaman seolah menceritakan takdir mengerikan seseorang yang seolah ditakdirkan terulang. Tanpa mereka sadari, mereka telah membangunkan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Ketika mereka mencoba untuk berhenti dan melupakan semuanya, kejadian aneh terus menghantui mereka-seperti suara lonceng yang berdentang saat jam menunjukkan angka 13, atau sosok samar yang berdiri di belakang jendela kelas saat mereka bergegas pulang. Mereka harus mengungkap misteri ini sebelum semuanya terlambat, karena setiap malam yang berlalu, jumlah mereka semakin berkurang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines