Kamu bersinar terang, jadi pusat segalanya, sementara aku cuma bisa berputar di orbitmu. Terjebak dalam tarikan yang nggak bisa kuhindari.
Atau aku memang ditakdirkan buat terus mengelilingimu, selamanya tersesat dalam orbitmu?
[Udah lengkap nih!!!]
Ada kalanya di saat kita benar-benar tertuju pada satu arah, sudut yang lainnya tidak kita perhatikan. Membuat kita terlihat bodoh, hilang akal, dan lupa akan segalanya. Seakan nafas yang kita hembuskan hanya untuk dirinya. Rasa sakit, marah, rindu tanpa alasan?
Hati yang mudah luluh setelah disakiti beribu-ribu kali kini butuh pembalut luka.
Jangan pergi, aku membutuhkanmu...