ExHuma

ExHuma

  • WpView
    LECTURAS 342
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, ene 9, 2026
Kaluna prisha askala,ia adalah gadis yang sempurna,kaya,cantik,pintar dan dari keluarga terpandang ia sangat menikmati hidup nya,dia tak kekurangan apapun,ia sangat mencintai hidup nya seperti ia mencintai kesastraan,dan kesenian,namun seolah takdir membuat nya merasakan manis di awal dan pahit di akhir,dia kecelakaan dengan snagat tragis saat menuju kampus nya oxford. saat terbangun dia malah menjadi orang lain,itu membuat nya linglung dan kebingungan...bagaimana ia menjalani kehidupan nya kali ini?. WARNING!! SIAPKANN HATII UNTUK SALTINGG!!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • THALITA (Completed)
  • KALINDRA
  • Makhluk Pasif (Completed)
  • Xless Marriage
  • Atasha
  • Boyfriend
  • Gabrisa Story's [PROSES PENERBITAN]
  • Lily Kacamata - [ COMPLETED ]
  • Yang Pernah Patah

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido