LANGKAH TANPA ARAH

LANGKAH TANPA ARAH

  • WpView
    LECTURES 39
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., févr. 27, 2025
WpInfo
Fanfiction
Napasnya tercekat-bukan karena berlari, tapi karena terikat dan terbelenggu oleh sesuatu yang semu. Rasy menjalani hidup dengan langkah yang berat, seolah setiap hari adalah pengulangan dari hari sebelumnya. Hidupnya diatur oleh kewajiban dan tuntutan yang tak pernah ia pilih, tapi ia jalani tanpa bertanya. Ia tak tau pasti sejak kapan, ia belajar untuk tidak mengeluh. Ia dibesarkan dalam keluarga yang mengutamakan ketahanan di atas segalanya-tidak ada ruang untuk ragu, tidak ada kesempatan untuk bertanya "kenapa", dan terlebih lagi, tidak ada pilihan untuk menyerah. Menjadi kuat adalah satu-satunya pilihan yang diizinkan. Namun, semakin ia tumbuh, semakin ia sadar bahwa ketahanan yang diajarkan padanya bukanlah kekuatan, melainkan ketakutan yang dibungkus dengan rapi. Takut mengecewakan, takut melawan, takut mencari jalan sendiri. Setiap langkah yang ia ambil bukanlah untuk dirinya, tapi untuk menjaga keseimbangan yang rapuh di sekelilingnya. Hingga suatu hari, sesuatu dalam dirinya mulai retak. Keputusan yang ia buat dalam keterpaksaan akhirnya membawanya pada pertanyaan besar yang selama ini ia hindari-apakah ia benar-benar hidup untuk dirinya sendiri, atau hanya menjadi cermin dari keinginan orang lain? Saat beban di pundaknya semakin berat dan napasnya semakin sesak, Rasy menyadari bahwa ada dua pilihan di hadapannya: tetap diam dalam kebisuan yang menyesakkan atau mencari keberanian untuk membebaskan dirinya-meskipun itu berarti harus berhadapan dengan kenyataan yang selama ini ia hindari. Karena terkadang, belenggu yang paling kuat bukanlah rantai yang mengikat tubuh, tapi ketakutan yang mengikat pikiran.
Tous Droits Réservés
#17
innerconflict
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • MEMELUK LUKA [END]
  • MENDEKAP RINDU
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Dear Boss's Daughter
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • In The Sea Of Blood I Walk
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • "THE KING"_(ongoing)
  • Become an Extra or Main Character [END]

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu