Jodoh Pilihan Abi

Jodoh Pilihan Abi

  • WpView
    Reads 248,560
  • WpVote
    Votes 4,730
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 2, 2026
"FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA" Salsabila azkia, seorang gadis yang terpaksa menikah dengan seorang gus yang begitu menyayanginya, gus yang di idam idamkan santri dan mahasiswi. dengan umur yang jauh berbeda, seorang Muhammad shahin alfatir, harus mengimbangi sifat labil istri kecilnya. apakah gadis kecil itu dapat menerima pernikahan terpaksa dengan sosok yang sama sekali tidak dikenalinya?. ______________________________________________ "Abi cuma mau tanya satu hal. Kalau misalnya... ada yang ingin meminang Adek, Adek siap nggak?" "Hah? Pinang? Adek? Siapa? Kenapa? Abi abis makan gorengan basi ya?" "Beneran, Dek. Ini serius. Ada yang datang ke Abi dan Umi, menyampaikan niat baiknya. Orangnya sopan, mapan, dan... Abi kenal baik sama keluarganya." "Abi... ini hari Kamis, kan? Ini pasti karma gara-gara kemarin Adek ngatain tokoh utama drama Korea sok cool... Astaghfirullah, ini beneran kan? Nggak ada kamera tersembunyi?" "Dek..." "Bi, kalau ini mimpi, tolong bangunin Adek sekarang juga. Tapi kalau ini nyata... boleh Adek minta waktu lima tahun buat mikir?" "Dek..." "Baiklah tiga tahun? Oke, dua tahun, tapi boleh sambil kerja part time di toko boba?" "Kamu ini dari tadi jawabnya ngelantur semua, ya Allah..." "Abi... Adek masih sekolah, masa udah ada yang mau minang? Adek aja masih salah pakai seragam hari Senin kemarin. Mau nikah pake seragam olahraga" *Follow untuk mengetahui update ceritanya. Makasih...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 90 Hari Selingkuh
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • ALA
  • Dear Mia
  • JODOH salah ngomong

"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines