Petualangan di isekai

Petualangan di isekai

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 2, 2025
Prolog Hujan deras mengguyur malam itu, menenggelamkan suara langkah kaki yang bergegas di tengah gelapnya jalan. Asap tipis masih mengepul dari mobil yang menabrak pembatas jalan, lampu depannya berkelip-kelip sebelum akhirnya padam sepenuhnya. Daniel berlari tanpa ragu, meskipun air hujan membasahi seluruh tubuhnya. Ia melihat seorang wanita di dalam mobil, wajahnya dipenuhi kepanikan, tangannya berusaha membuka sabuk pengaman yang tersangkut. Tanpa pikir panjang, Daniel menarik pintu mobil yang penyok, mencoba membuka jalan keluar untuknya. "Tenang... Aku akan membantumu keluar," katanya, suaranya nyaris tenggelam oleh gemuruh hujan. Namun, sebelum ia sempat menarik wanita itu keluar, suara klakson panjang terdengar dari belakang. Sekejap, lampu truk besar menerangi tubuhnya yang basah kuyup, bayangannya tercetak jelas di aspal. Lalu semuanya terjadi begitu cepat. Benturan keras menghantam tubuhnya, melemparkannya beberapa meter ke udara sebelum akhirnya jatuh tak bergerak. Hujan terus turun, membasuh darah yang perlahan mengalir di aspal. Dari dalam mobil, wanita itu menatap dengan mata penuh keterkejutan-orang yang hendak menyelamatkannya, kini tergeletak tanpa nyawa. Dan malam itu, seseorang yang datang untuk menolong justru menjadi korban.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Canvas of Love (Tamat)
  • Senja
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • BUNGA KEMBALI
  • light from the darkness||LOOKISM
  • Between Crown and Forest
  • POSESIF MAFIA
  • Serendipity

Berapa banyak pengorbanan yang harus kujalani demi mendapat pengakuan darimu, Ma? Itulah pertanyaan yang melekat erat, terpaku, begitu dalam di memoriku. Mama yang tidak mau memasukkanku ke dalam dunianya, memilih membuangku demi cintanya kepada keluarga baru, dan menjadikanku pengemis kasih sayang. Segala cara kulakukan agar terlihat pantas baginya, bagi Mama, hingga ajal menjemput. Hatiku beku, segala cinta yang kuharap ternyata sepihak saja. Namun, ada keajaiban lain yang mengirimku ke kehidupan baru. Kepada keluarga baru. Menjalani segala hal yang dulu begitu kudamba. Di sinilah keluarga yang tidak memaksaku memohon sesendok perhatian dan segenggam kasih. Aku tidak perlu mengemis sama sekali. Akan tetapi, segala yang indah pun memiliki akhir. Maut kembali bertandang, membawaku menjauh dari hartaku yang paling berharga. Kupikir aku akan benar-benar dikirim ke dasar kehancuran setelah dipisahkan dari cahaya mentari. Sumber kebahagiaan. Namun, hal aneh terjadi. Aku kembali ke kehidupan pertamaku. Ke neraka yang menempaku sebagai makhluk menyedihkan, manusia yang tidak punya harapan. Kali ini aku takkan bertindak bodoh. Sudah cukup mengemis perhatian Mama. Aku tidak butuh segala pengharapan palsu yang dulu mati-matian kuperjuangkan. Segala yang tidak ditujukan bagiku tidaklah penting. Sekarang aku akan menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak milikku, pilihanku, sebagaimana yang pernah diajarkan oleh keluargaku di kehidupan kedua. Aku bukan lagi seekor ngengat yang tergoda cahaya di malam hari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido