Laugh & Clues (Hiatus)

Laugh & Clues (Hiatus)

  • WpView
    LECTURAS 1,881
  • WpVote
    Votos 1,355
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 11, 2025
(SLOW UPDATE DAN TANDA BACA MASIH BERANTAKAN) ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ ■■ Joartha Luis Roberto, 16 tahun, baru saja bangun dari koma setelah kecelakaan mobil yang nyaris merenggut nyawanya. Ia selamat... tapi tidak utuh. Ingatan tentang sebagian besar masa kecilnya menghilang. Dokter menyebutnya retrogade amnesia-semacam putus ingatan mundur. Ia tak sepenuhnya ingat siapa dirinya yang dulu, tapi cukup sadar bahwa ia sekarang sendiri. Ayahnya meninggal dalam kecelakaan saat Joartha masih SD. Sementara ibunya... bunuh diri tak lama setelahnya. Kata orang-orang, hidupnya tragis, ya memang tak sepenuhnya salah. Setelah kecelakaan, ketenangan hidupnya tiba-tiba hilang setelah kedatangan seorang polisi muda yang berkata : "Ayah anda meninggal bukan sepenuhnya karena kecelakaan melainkan dibunuh." Didorong rasa ingin tahu dan dorongan dari keempat sahabatnya. Bukan hanya untuk tahu siapa dirinya, tapi juga untuk mencari tahu: Apakah kematian ayah dan ibunya hanya kebetulan? Atau justru bagian dari sesuatu yang lebih gelap dan disengaja? ■■ ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Todos los derechos reservados
#136
manipulasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rantai Obsesi
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • Last Chance [End]
  • Mistake
  • Arlan S2 (Selesai)
  • Orchid of Retribution
  • The Veil of Ambition
  • Raindrops
  • Whispers in the Blood

(BUKAN NOVEL BL) Dulu, dia adalah sosok yang kuat tegas, berkuasa, dan tak tersentuh. Tapi segalanya berubah ketika keluarganya membalas semua perbuatannya. Bertahun-tahun disiksa, dikurung, dan dilupakan, dia kehilangan segalanya kekuatan, harga diri, bahkan keinginannya untuk hidup. Namun, ketika siksaan itu berhenti, dia tidak mendapatkan kebebasan. Justru, keluarganya mulai memperlakukannya dengan cara yang lebih mengerikan dengan obsesi yang tak terjelaskan. Dia ingin lari, tapi rantai yang mengikatnya terlalu kuat. Setiap langkah menjauh justru membuatnya semakin tergantung. Ketika orang luar mulai ikut terobsesi dengannya, satu hal menjadi jelas: dia tidak akan pernah benar-benar bebas. SEBERAPA JAUH SESEORANG BISA BERTAHAN SEBELUM AKHIRNYA MENYERAH PADA TAKDIR?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido