Scriptura et Colour

Scriptura et Colour

  • WpView
    Reads 1,610
  • WpVote
    Votes 409
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 15, 2026
⏤͟͟͞͞ || 𝑺𝒖𝒏𝒐𝒐 || 𝑱𝒖𝒏𝒈𝒘𝒐𝒏 || 𝑺𝒖𝒏𝒈𝒉𝒐𝒐𝒏 || ⏤͟͟͞͞ 𝑨𝒏 𝑬𝒏𝒉𝒚𝒑𝒆𝒏 𝑨𝒍𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒕𝒆 𝑼𝒏𝒊𝒗𝒆𝒓𝒔𝒆🔖 Ada dua orang yang perlu dibanggakan dan diwaspadai sekaligus ketika jatuh cinta, yaitu penulis dan pelukis. Mereka akan membuatmu abadi, dengan bunga ataupun dengan luka. Di cerita ini, nona penulis dan tuan pelukis hidup di sebuah kota yang menghargai keindahan, Narathea namanya. Surga para pecinta warna dan rasa, dunia para pekerja seni dan sastra. Hanya di sini mereka didewakan, termasuk cinta mereka. Namun, ada satu hal kecil nan rahasia di tempat bak padang bunga edelweis ini, yang tidak semua orang ketahui. Bukan, bukan. Ia bukan sesuatu yang indah atau buruk. Hanya sebuah roda yang menjalankan kehidupan seperti seharusnya, walau terkadang juga harus diisi bahan bakar. Terkait hal rahasia, cukuplah hanya tentang hati, tinta dan warna. ©𝑺𝒂𝒘𝒂𝒉_𝒅𝒊𝒌𝒂𝒑𝒑, 𝟐𝟎𝟐𝟓
All Rights Reserved
#121
sunwon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Demon's Bloom: A Sacrifice for Love [END]
  • Evanescent
  • Romansa Tuan Sastra | Lee Heeseung ✓
  • Eternial: The Awakening
  • Anvindra (Ft.Mark NCT) (COMPLETED✅)

Di dalam hutan terlarang yang diselimuti misteri, tumbuh sebuah bunga langka yang konon berasal dari tetesan darah iblis terkuat setelah perang besar. Bunga itu menyimpan separuh kekuatan sang iblis, namun mematikan bagi siapa pun yang menyentuh atau mencium aromanya. Para ksatria yang tertarik dengan kekuatan tersebut mencoba memetiknya, berakhir tewas sia-sia, sementara penawar dari racunnya belum pernah ditemukan. Namun, sang iblis, pemilik sejati bunga itu, tidak mampu menyentuhnya ditambah lagi ia kehilangan separuh ingatannya. Ia hanya bisa mengawasi bunga tersebut dari kejauhan. Hingga suatu hari, ia menyaksikan hal tak terduga, seorang gadis berani mendekati bunga itu, menyentuh, bahkan menciumnya tanpa terluka. Terpesona oleh gadis tersebut, sang iblis menyamar menjadi pengawalnya demi mendekatkan diri dan merebut kembali kekuatannya. Namun, rencana yang berjalan mulus mulai terguncang saat gadis itu jatuh sakit karena penyakit misterius. Satu-satunya obat adalah bunga yang berasal dari darah iblis itu sendiri. Di tengah pergolakan hati, gadis tersebut mengungkapkan perasaannya kepada pengawalnya, tanpa mengetahui bahwa pria itu adalah iblis pemilik bunga tersebut. Sang iblis, yang diam-diam mulai mencintai gadis itu, dihadapkan pada pilihan sulit, menyelamatkan gadis yang ia cintai dengan mengorbankan kekuatan yang selama ini ia tunggu, atau tetap mempertahankan kekuatannya dan kehilangan gadis tersebut selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines