Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe
____________
SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas.
Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini.
Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut.
Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya.
Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai.
______
Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih.
Persetan dengan konsekuensinya.
Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu.
Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan.
"Apaan sih lo?!" Michella mengumpat.
"Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai.
Semuanya membeku.
"Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis.
Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas.
"Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.
"Aku adalah laut saat senja yang banyak disukai orang namun tak banyak orang tau bahwa aku akan menghadapi malam yang gelap setelah senja datang"-Thalassa Swastamita
"Dan aku adalah esok pagi yang akan memancarkan semangat kepada semua orang terutama kamu, aku adalah langit saat matahari terbit di pagi hari yang akan selalu menemani laut setelah ia terjebak dalam gelapnya malam, selalu ada harapan untuk esok pagi yang cerah"-Nabastala Aruniko
---
Thalassa Swastamita, ia mahasiswi yang baru memasuki dunia perkuliahan, dengan aura positifnya semua orang menyukainya karena Thalassa itu menenangkan, damai dan tentram bagai deruan ombak lautan yang mampu menenangkan pikiran saat stress.
Namun tak banyak orang yang tau, dibalik wajahnya yang selalu tersenyum, dibalik ia yang tenang bagai tak ada masalah nyatanya tak ada lautan yang tak punya rahasia di dalamnya, tak ada manusia yang tak punya masalah.
Dia gadis yang tenang dengan sejuta lukanya.
Ketika ia mulai mengagumi salah satu kakak tingkatnya yang lumayan famous dengan karakter yang selalu ceria kepada semua orang bagai waktu di pagi hari yang selalu semangat, hidupnya perlahan berubah. Thalassha lebih semangat lagi dalam menjalani hidupnya, ini semua berkat kakak tingkatnya itu.
Nabastala Aruniko.