ZAYN
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 1, 2025
Mencintai seseorang yang mungkin tidak bisa dimiliki adalah luka yang paling dalam. Zayn, cowok bermata elang dengan sikap dingin dan tak tersentuh, selalu menjaga jarak dari semua orang. Tapi dengan Lyra, semuanya berbeda. Dia tak mengerti bagaimana perasaannya bisa tumbuh begitu saja. Tanpa rencana. Tanpa bisa dicegah. Awalnya, semua berjalan lancar. Namun, semua hancur saat Zayn mengetahui kebenaran yang selama ini ia cari sejak kecil. Ayah Lyra. Dialah orang yang telah membunuh ayah Zayn-sosok yang selama ini ia rindukan, yang kehadirannya selalu ia butuhkan. Dunia Zayn runtuh dalam sekejap. Rasa sayang yang dulu begitu kuat kini beradu dengan kebencian yang lebih dalam. "Gue kira dulu kita bisa sama-sama selamanya, Ra. Tapi kenyataannya... gue nggak bisa. Gue nggak bisa nerima orang yang udah bunuh papah gue, walaupun itu anaknya, atau siapa pun dia. Rasa benci gue lebih dalam daripada rasa sayang gue ke lo." "Tapi Zayn... gue-" "Lo udah tau, kan? Dari lama. Tapi lo milih buat diem. Lo rahasiain semuanya dari gue." "Gue nggak punya pilihan-" "Pilihan?! Lo tega, Ra. Lo lebih milih buat nutupin semuanya daripada kasih tahu gue kebenaran. Gue kecewa sama lo!" Sekarang, segalanya berubah. Hubungan mereka yang dulu terasa seperti mimpi indah kini berakhir dalam kenyataan pahit. Zayn harus memilih-memeluk rasa sakitnya atau membiarkan hatinya tetap mencintai Lyra. Tapi satu hal yang pasti: tidak ada yang bisa kembali seperti dulu lagi.
All Rights Reserved
#10
col
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Kenangan di Masa MPLS
  • ALZEA (TERBIT)
  • Retrouvailles
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • The Cold Heart [sudah Diterbitkan]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Ex or New? [REVISI]
  • BUNGKAM
  • BarraKilla

Jangan lupaa follow and votee yaa guyss💫 Semuanya bermula dari masa MPLS. Clarissa dan Zayn dipertemukan lewat ajakan sederhana "Collab jj berdua," Nggak ada yang aneh waktu itu-hanya dua orang yang saling bantu. Tapi dari kebiasaan kecil itu, tumbuh perasaan yang nggak direncanakan. Mereka mulai saling cari, saling tunggu, sampai akhirnya... saling jatuh hati. Zayn bukan tipe yang romantis, tapi ucapannya waktu itu cukup bikin Clarissa terdiam. "Kita HTS, ya?" Tanpa status, tanpa janji, tapi dengan rasa yang tumbuh setiap hari. Mereka tahu, ini hubungan yang rapuh. Dan benar saja-semuanya runtuh saat razia sekolah menuntut mereka 'putus' saat itu juga. Malamnya, Clarissa hanya bisa menatap layar ponselnya kosong, membaca pesan terakhir dari Zayn: "Kita cukup sampai sini aja, ya." Sejak malam itu, Clarissa mengerti. Nggak semua perasaan bisa dipertahankan, dan nggak semua kedekatan harus diartikan lebih. Mungkin... memang seharusnya mereka hanya teman. Nggak usah bawa perasaan ke dalam pertemanan yang harusnya ringan. Tapi kenapa ya, hal yang katanya ringan itu... justru ninggalin luka paling berat? Mereka mulai asing, seperti dua orang yang tak pernah saling mengenal. Tapi jauh di dalam hati, baik Clarissa maupun Zayn tahu... mereka masih saling mengingat. Masih hafal jam tidur satu sama lain, tahu kapan biasanya lapar, tahu siapa yang dulu suka pakai jaket merah. Dan satu-satunya cara mereka tahu kabar masing-masing sekarang... cuma dari streak api yang tetap nyala setiap hari. Bukan karena mau ngobrol, tapi karena diam-diam mereka belum siap benar-benar kehilangan. Karena pada akhirnya, perasaan yang tidak pernah tersampaikan akan selalu tinggal dalam diam. Dan dalam diam itu, mereka menyimpan segalanya-rasa yang belum selesai, dan kenangan yang tak bisa diulang. Seolah berkata, "130," seperti kode kecil yang hanya mereka berdua yang tahu: aku masih sayang, tapi aku gak bisa bilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines